BIN Gencarkan 10 Ribu Dosis Vaksin, Sasar Pelajar Dan Lansia di Kuansing

Kuansing (Nadariau.com)- Badan Intelijen Negara (BIN) ikut berperan aktif membantu pemerintah mempercepat proses vaksinasi warga di Kabupaten Kuansing. Sedikitnya ada 10 ribu dosis vaksin disiapkan BIN untuk masyarakat Kabupaten Kuansing.

“Langkah ini dilakukan guna mempercepat terbentuknya herd immunity di Kuansing. Sasaran utama adalah kalangan pelajar. Kenapa? Supaya pembelajaran tatap muka bis berjalan dengan lancar,” ujar Kaposda Kabupaten Kuansing BIN Daerah Riau, Bayu Kurniawan melalui keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).

Menurut Bayu, BIN Daerah Riau terus bergerak dalam pelaksanaan vaksinasi agar terciptanya herd immunity ditengah mayarakat terutama kalangan pelajar. “Sasaran utama adalah para pelajar yang sudah berumur 12 tahun keatas,” kata Bayu.

Dijelaskan Bayu, bahwa dalam upaya mempercepat herd immunity, BIN menurunkan 10.000 dosis vaksin. Selain pelajar, BIN juga menyasar kaum lansia dan masyarakat umum. Terutama yang belum mendapatkan vaksin dosis satu.

“Kita tidak hanya melakukan vaksinasi di sekolah atau kantor desa, tapi juga door to door,” katanya.

“Kita datangi masyarakat ke rumahnya, kita berikan edukasi dan Alhamdulillah mereka mau divaksin,” kata Bayu.

Dalam kegiatan ini, BIN Riau bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kuansing.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskes Kuansing, Jafrinaldi sangat mengapresiasi BIN yang turut berpartisipasi dalam meningkatkan capaian vaksinasi di Kuansing.

“Kami masyarakat Kuansing, mengucapkan terimakasih ke Bapak Presiden dan Bapak Kepala BIN yang telah membantu masyarakat Kuansing. Vaksin ini sangat berarti bagi kami, sebab kami kekurangan vaksin,” ujar Jafrinaldi di sela-sela pemantauan vaksinasi.

Dikatakan Jafrinaldi, masyarakat Kuansing sangat antusias untuk divaksin. Persoalannya, ketersediaan vaksin sangat terbatas.

“Nah, dengan adanya bantuan BIN ini, ini sangat berarti,” tambahnya.

Sedikitnya ada 10.000 dosis yang kita terima, itu kita sebar di seluruh kecamatan. Targetnya, dalam dua hari ke depan sudah selesai,” terang Jafrinaldi.

Untuk saat ini, capaian vaksinasi Kuansing sudah mencapai 38 persen. Dalam waktu sepekan, terjadi lonjakan vaksin di Kuansing sekitar 12 persen.

“Target akhir November ini harus 50 persen. Makanya kita terus menggempur, sabtu minggu, hari libur tetap lakukan vaksinasi. Selagi vaksin tersedia, segera diberikan ke masyarakat,” pungkas Jafrinaldi. (Andika Wiranata)