Penadah dan Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Diringkus Polsek Tenayan Raya

Pekanbaru (Nadariau.com) – Polsek Tenayan Raya, berhasil mengamankan dua orang pelaku kejahatan penggelapan dan penadahan kendaraan bermotor milik seorang perempuan bernama Dewi Rahayu. Kedua orang pelaku tersebut masing-masing berinisial AF (37) dan WS (39).

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Manapar Situmeang, saat dikonfirmasi wartawan melalui Kanit Reskrim, Iptu Dodi Vivino mengatakan, pelaku AF diamankan petugas lantaran menggelapkan sepeda motor milik korban bernama Dewi Rahayu dengan modus berpura-pura meminjam sepeda motor lalu menggadaikannya.

“Sementara satu orang pelaku lainnya berinisial WS ditangkap lantaran berperan sebagai penadah sepeda motor yang digadaikan oleh AF dan menggadaikannya kembali ke seseorang bernama ACIL (DPO),” kata Kanit Reskrim, Senin (12/09/2022).

Kanit menjelaskan, aksi penggelapan tersebut terjadi, pada Minggu (04/09/2022) pagi lalu, sekitar pukul 06.30 WIB, di Jalan Kapau Sari IX/III, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya.

“Sementara AF berhasil kita amankan seminggu kemudian tepatnya pada Minggu (11/09/2022) dini hari lalu, sekitar pukul 00.30 WIB,” kata Kanit Reskrim.

Kanit menambahkan, peristiwa penggelapan tersebut berawal saat korban berada di rumahnya, kemudian datang pelaku AF meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk pergi ke rumah sakit Awal Bros Panam.

“Dikarenakan ayah pelaku AF sedang sakit dan membutuhkan darah, lalu korban menyerahkan kunci berikut STNK sepeda motor Honda Beat miliknya kepada pelaku,” katanya.

Kemudian, lanjut Kanit, setelah ditunggu-tunggu, sepeda motor tersebut tidak dikembalikan oleh pelaku, kemudian atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Tenayan Raya.

“Usai menerima laporan korban kita langsung melakukan proses penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku AF,” Kata Kanit.

Menurut keterangan pelaku AF, tambah Kanit, ia telah menggadaikan sepeda motor milik korban kepada seseorang berinisial WS di Jalan Sudirman, samping Star City Pekanbaru, sebesar Rp.4 juta.

Berdasarkan keterangan pelaku AF tersebut anggota Unit Reskrim Polsek Tenayan Raya, kemudian melakukan pengembangan serta penyelidikan lebih lanjut dan berhasil mengamankan pelaku penadah berinisial WS.

“Kepada petugas WS mengakui telah menerima gadai sepeda motor korban. Namun, oleh WS sepeda motor tersebut digadaikan kembali kepada seseorang bernama ACIL (DPO) sebesar Rp.4,5 juta,” katanya.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Tenayan Raya untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatannya pelaku AF dijerat dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan ancaman hukumannya 4 tahun penjara. Sementara pelaku WS dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara,” tutup Kanit.(sony)

 102 total views