Rokan Hilir, Nadariau Com – Hingga kini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir masih terus melakukan pembersihan aliran sungai secara manual di kawasan Sungai Garam, Perniagaan menuju ke KPL Bagan Hulu, sepanjang 3 kilo meter Sabtu 04 November 2022.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir, Suwandi S,Sos pembersihan aliran sungai yang dilakukan pihaknya itu lantaran ketebalan rumputnya mecapai setengah meter, sehingga aliran sungai sungai di seputaran kawasan itu mengalami tersumbat.
” ini kegiatan rutin kita laksanakan Untuk menanggulangi Banjir yang sering terjadi akibat curahan Hujan di bulan September s/d Desember ini,” Jelasnya.
Suwandi juga menjelaskan, Sungai yang di bersihkan itu adalah rumput hidup yang menutupi jalan air, lebih kurang 3 kilo di kerjakan secara manual oleh petugas DLH Rohil di kawasan Sungai Garam menuju tepi laut.
Dia mengatakan, Kegiatan itu Rutin di lakukan pihaknya di seputar kota Bagansiapiapi, untuk mencegah terjadinya banjir.
” kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong SIP untuk mencegah datangnya banji di musim hujan di seputaran ibu Kota BaganSiapiApi, Kecamatan Bangko,” Ungkapnya.
Dia mengaku, pembersihan aliran sungai yang dilakukam pihaknya itu, pihak dinas PUTR Rohil juga ikut membantu meminjamkan alat berat untuk masalah pembersihan tali air yang di butuhkan pihaknya.
” semoga kegiatan yang di selenggara ini dapat bermanfaat buat masyarakat khususnya kabupaten Rokan Hilir,” Terang Suwandi.
Dalam pembersihan aliran sungai sepanjang 3 kilo meter itu di pimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir.
Hal itu lantaran ke sigapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir, Mengatasi banjir disepanjang sungai garam sampai ke SMA N2 Bangko, Bagansiapiapi, lebih kurang 3 kilo meter dan di teruskan ke areal SMA N2 Bangko kelurahan Bagan Hulu, lebih kurang 2 kilo meter menuju tepi pantai.
Pembersiha itu juga bertujuan agar bisa mengurangi debit air yang tinggi akibat kucuran hujan, sehingga aliran sungai tersumbat.
Selain itu Suwandi juga mengajak masyarakat untuk bersama sama belajar tidak membuang sampah di areal sungai, sehingga mengakibat aliran sungai tersumbat.
” marilah kita sama sama menjaga kebersihan sungai yang sudah di bersihkan, agar di kemudian hari nanti tidak terjadi seperti ini lagi dan masyarakat pun merasa nyaman di musim hujan ini,” Pungkasnya.(Said)***


