Pekanbaru (Nadariau.com) – Pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di hutan Kampung Aman, Desa Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboy, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), pada Jumat (09/09/2022) siang kemaren, dihentikan oleh Tim SAR Gabungan, Selasa, (13/09/2022) siang.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, hingga hari keempat kemarin, Tim SAR Gabungan tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban. Pencarian juga dilakukan menggunakan rubber boat atau speedboat dengan jarak 9 kilometer dari Posko SAR di Desa Sungai Bakau.
“Hingga Senin (12/09/2022) kemarin tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, namun Tim SAR menemukan jejak-jejak hewan buas di sekitar area pencarian,” kata I Nyoman melalui rilis tertulis yang diterima wartawan, Selasa (13/09/2022).
Untuk itu, lanjut I Nyoman, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan masyarakat, maka proses pencarian Udin Leno dihentikan.
“Hasil koordinasi disepakati untuk menghentikan Ops SAR karena tidak efektif lagi,” tegas I Nyoman.
Namun, tambah I Nyoman, walaupun begitu Tim SAR tetap melakukan pemantauan dan menunggu hasil perkembangam di lapangan.
“Pencarian akan dibuka kembali jika terdapat tanda-tanda keberadaan korban atau informasi lainnya. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke instansi masing-masing,” katanya.
Berita sebelumnya, seorang warga bernama Udin Leno (40) yang merupakan warga setempat dilaporkan hilang di hutan Kampung Aman, Desa Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboy, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jum’at (09/09/2022) siang kemaren, saat membuat jalan setapak menuju rumahnya bersama satu orang temannya di hutan tersebut.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari pihak keluarga bernama Ibnu Rahim Winata, pada Jumat (09/09/2022) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.
“Korban sedang membuat jalan tapak rumah beserta dengan satu orang temannya. Kemudian temannya kembali ke desa untuk mengambil peralatan yang kurang, pada saat kembali ke hutan korban sudah tidak ada di lokasi,” kata I Nyoman, melalui rilis tertulisnya yang diterima wartawan, Sabtu (10/09/2022) pagi.
Untuk membantu pencarian korban, Tim SAR Pekanbaru dikerahkan ke lokasi kejadian, Jumat (10/09/2022) siang, sekitar pukul 14.55 WIB dan tiba di lokasi sekira pukul 17.00 WIB dengan mengerahkan 5 personel rescuer yang dibantu peralatan lengkap.
Sebelumnya pihak keluarga beserta masyarakat setempat sudah berupaya melakukan pencarian korban, namun masih belum membuahkan hasil.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan.(rls/sony)


