
Rokan Hilir, Nadariau Com – Direktur Badan Usahan Milik Daerah (BUMD) PD. Sarana Pembangunan Rokan Hilir, Kasmer Dahlan S.IP didampingi Direktur keuangan Zulpakar SE MSi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih berpegang perda no 191 Tahun 2015 tentang pelayanan BBM.
” Untuk para nelayan membeli minyak ke sini harus mengambil rekomendasi dulu dari dinas Perikanan dan mereka juga kita minta kegiatannya di laporkan ke Dinas Perikanan, seperti surat dan sebagainya agar Dinas Perikanan dapat terbantu mengeluarkan rekomendasi. Jadi rekomendasi dari Dinas ini lah kami salurkan di BBM tertentu dengan berstatus minyak solar,” Terangnya saat di wawancarai bebepara wartawan diruangan kerjanya Kamis 30 Maret 2022.
Kata Kasmer Dahlan, Sistem yang di berlakukan dalam pengelolaan BBM bio solar itu, pihaknya memanggil pembeli satu persatu sesuai pengguna rekomendasi oleh OPD.
” Kita panggil dan kita uruskan sesuai rekomendasi yang mereka pegang karena rekomendasi tersebut tidak sama, ada yang membutuhkan 65 liter, ada 35 liter dan bervariasi. Jadi kita susuaikan rekomendasi mereka punya baru kita bagikan untuk nelayan”, jelasnya.
Menurutnya BMM tersebut yang ada di BUMD itu bukan hanya untuk nelayan saja melainkan bagi Pengendara dan masyarakat umum.
” Â Sebenarnya di belakangan ini kita sedikit kewalahan karena volume pengisian kendaraan mobil dan sebagainya cukup tinggi. mungkin ini daerah luar stok solarnya sulit, jadi Saudara saudara kita diluar sana mungkin pengisian mobilnya lari ketempat kita,” Â Sebut Kasmer.
Dia mengakui, bahwa Badan Usahan Milik Daerah (BUMD) PD. Sarana Pembangunan Rokan Hilir, mengikut SG gubernur tentang pengisian BBM bio solar tertentu yang mana untuk roda empat 40 leter, roda enam 60 liter dan di atasnya 100 liter.
untuk itu BUMD hari ini membatasi pengisiannya dengan maksimal 150 ribu karena pengguna sangat besar. Sementara kalau di berikan sesuai permintaan pembeli pihak BUMD bisa kawalahan dengan jenis mobil mobil yang lain.
” Jadi kalau disini pelayanan nelayan kita jalankan, pelayanan umum kita jalankan, pelayanan umum ini kita jalankan seperti membatasi pembelian tidak bisa membeli sampai penuh atau sesuai rencana mereka tetapi kita yang mengatur,” Tegasnya.
Kasmer meminta rekan rekan SPBU yang ada, agar juga memberikan bantuan terhadap nelayan dan pengguna kendaraan kendaraan lantaran pihaknya hari ini sudah masuk 470 rekomenadsi dari Dinas Perikanan, Kabupaten Rokan Hilir.
” artinya ini harus kita layani. Kita berharap kebutuhan kebutuhan terhadap jenis barang tertentu bio solar terpenuhi dengan baik di BUMD kita,” harapnya.
Dia menambahkan, Volume pengisian BBM mobil meningkat terus, sehingga pihaknya khawatir tidak bisa membeli bio solar jenis tertentu sesuai kemauan karena pihaknya sudah di beri Kuota Partamina Patra Niaga.
” Jadi kalau kuota ini bertambah terus nanti kita sampai titik terbatas dan kita tidak bisa bantu lagi, dan ini nanti akan terjadi persoalan, seperti tunda bayar atau tidak mendapatkan BBM. Selain itu mobil juga tidak bisa mengisi minyak solar karena keterbatasan kuota yang di berikan oleh Partamina Patra Niaga Ke Kita,” Pungkasnya.(Said)***


