Kampar (Nadariau.com) – BPJS Kesehatan Siap Membantu atau yang kini dikenal dengan istilah BPJS Satu merupakan optimalisasi dari peran petugas penanganan pengaduan peserta rumah sakit yang merupakan salah satu dari 10 komitmen BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu layanan.
Sesuai jadwal, Selasa (13/02/2020) kemarin, BPJS Satu Kampar bergerilya di RSIA Norfa Husada, Kabupaten Kampar. Setiap pengaduan, setiap kunjungan dijalankan BPJS Satu dengan sabar.
Hingga BPJS Satu mengunjungi Nur Elfitriyah (27) dan Nurhikmah (19) yang dirawat inap karena sedang mendapatkan pengobatan dan tindakan Seksio Caesarea (SC).
Kedua ibu-ibu ini merupakan peserta BPJS Kesehatan segmen PBI APBN. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena menurut mereka program jaminan kesehatan ini telah banyak membantu mereka.
Seperti yang diungkapkan Azlansyah, suami Nur Elfitriyah. Kepada BPJS Satu ia menceritakan pengalamannya yang dulu sempat mengeluarkan biaya saat kelahiran anak pertama mereka sekitar tahun 2014.
Bagi Azlan yang hanya bekerja serabutan ini, biaya itu tidak sedikit mengingat istrinya harus melewati proses operasi. Sebab itu akhirnya Azlan mendaftarkan diri dan keluarganya ke BPJS Kesehatan.
“Kini BPJS Kesehatan bisa membantu kami dan sudah kami rasakan manfaatnya. (Saya himbau) yang lainnya agar bisa menjaminkan kesehatannya supaya berobat lebih terjangkau. Jangan khawatir karena ada bantuan dari Pemerintah. Terima kasih BPJS Kesehatan. Pelayanan yang kami terima pun memuaskan,” ungkap Azlan.
Sementara Muhammad Nur, suami Nurhikmah menyampaikan bahwa sudah dua kali persalinan menggunakan BPJS Kesehatan dan keduanya mendapatkan pelayanan yang baik. Seperti saat ini. Nurhikmah yang hak kamarnya di kelas 3, harus dititipkan di kelas 2 karena kamar kelas 3 yang penuh.
“Tidak ada iur biaya, tidak ada pembedaan pelayanan meski tahu kami PBI APBN. Terima kasih BPJS Kesehatan. Terima kasih BPJS Satu yang sudah mengunjungi kami,” lanjut M. Nur.
Rekam Medik RSIA Norfa Husada, Febri, menyampaikan bahwa pihaknya dan BPJS Kesehatan sudah berkomitmen untuk bersama-sama memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta. Apalagi di era digitalisasi yang menuntut segalanya lebih cepat dan praktis.
“Kini, kami sudah menerapkan finger bagi peserta Poli dan persiapan penerapan sistem antrean online,” lanjutnya. (ind)


