Selasa, Juni 30, 2026
BerandaHeadlineKampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau Hampir Rampung, Harapan Baru Bagi...

Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau Hampir Rampung, Harapan Baru Bagi Ribuan Nelayan Bengkalis

Bengkalis (Nadariau.com) – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pertama di Provinsi Riau yang dibangun di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, menunjukkan perkembangan menggembirakan.

Hingga akhir Juni 2026, progres pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada Agustus mendatang.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, personel Polda Riau IPDA Iswadi Putra, SH bersama anggota, didampingi Sekretaris Desa Pambang Pesisir Desi Rizal serta masyarakat setempat, melakukan pengecekan langsung ke lokasi pembangunan, Rabu (24/06/2026).

IPDA Iswadi Putra menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah yang dikelola melalui sinergi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah daerah, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Di Desa Pambang Pesisir, pengelolaan KNMP dipimpin oleh Marhalis yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bengkalis. Kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas bagi sekitar 4.420 nelayan dan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih pertama di Provinsi Riau.

“Program ini diharapkan menjadi percontohan bagi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di daerah lain di Provinsi Riau. Pengelola juga dibekali pelatihan teknis agar mampu mengelola seluruh fasilitas secara profesional dan berkelanjutan,” kata IPDA Iswadi Putra.

Berbagai fasilitas modern dibangun untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan, di antaranya dermaga, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) modern, gudang beku (cold storage), pabrik es, bantuan alat tangkap dan jaring, hingga fasilitas pendukung seperti sanitasi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pusat kuliner bahari, serta sarana pemasaran hasil perikanan.

Seluruh operasional kawasan nantinya akan dikelola secara profesional oleh manajer yang telah mendapatkan pelatihan khusus, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Koperasi Desa Merah Putih.

Program prioritas nasional ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas sektor perikanan, tetapi juga menjadi upaya nyata pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemerataan ekonomi di kawasan pesisir.

Kehadiran KNMP disambut antusias masyarakat Desa Pambang Pesisir. Para nelayan menilai sistem pengelolaan berbasis koperasi akan mempermudah akses terhadap permodalan, layanan perawatan kapal (docking), hingga distribusi hasil tangkapan.

Selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembangunan kawasan tersebut juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal. Lingkungan kampung yang lebih tertata diproyeksikan berkembang menjadi sentra kuliner bahari dan destinasi wisata pesisir yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Program ini juga mendorong para nelayan untuk lebih tertib dalam mengurus perizinan usaha perikanan dan kelengkapan dokumen kapal. Di sisi lain, keterlibatan generasi muda diharapkan mampu mempercepat transformasi digital melalui pemasaran hasil tangkapan dan produk olahan ikan secara daring.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 80 persen, Kampung Nelayan Merah Putih Desa Pambang Pesisir diharapkan segera beroperasi dan menjadi model pengembangan kawasan pesisir modern yang mampu meningkatkan kesejahteraan ribuan nelayan di Provinsi Riau.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer