Tiga Remaja Di Bengkalis Diamankan Polisi Lantaran Perkosa Gadis Dibawah Umur

Bengkalis (Nadariau.com) – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis, meringkus tiga orang remaja yang masing-masing berinisial RA (16), YF (17) dan FW (18) lantaran diduga telah melakukan pemerkosan kepada seorang gadis di sebuah pondok kosong, pada Minggu (18/09/2022) lalu.

Ketiga pelaku yang masih berstatus pelajar tersebut ditangkap, pada Kamis (22/09/2022) dinihari kemaren, sekitar pukul 04.30 sampai dengan  pukul 05.15 WIB di kediaman mereka masing-masing.

“Saat diintrograsi, ketiga pelaku mengakui perbuatannya telah menyetubuhi korban secara bergiliran di rumah kosong,” kata Kapolres Bengkalis, saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP M Reza, Senin (26/09/2021).

Kasat menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari laporan keluarga korban berinisial SO (31) ke Polres Bengkalis. Berdasarkan laporan tersebut, ia memerintahkan Kanit 1 Pidum, Ipda Dodi Ripo Saputra untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

Kemudian Tim Opsnal Pidum Satreskrim melakukan penyelidikan terhadap tiga orang pelaku dan setelah di pastikan pelaku berada di rumahnya, Kanit Pidum beserta Tim Opsnal Pidum dan Penyidik Unit Pidum melakukan penangkapan terhadap ke tiga pelaku di rumahnya masing-masing.

“Pelaku kemudian dibawa ke Polres bengkalis untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim.

Adapun kronologis pemerkosaan, lanjut Kasat Reskrim, terjadi pada hari Minggu (18/09/2022) dinihari, sekitar pukul 00.00 WIB, korban pada saat itu berada di rumah bibinya dichat oleh RA melalui Sosmed. Isi chat tersebut berupa pemberitahuan kepada Bunga untuk dijemput. Saat itu, Bunga menolak dengan alasan bibinya ada di rumah. Namun, ternyata saat itu RA sudah berada di depan gang rumah bibi Bunga.

Selanjutnya, RA dengan bujuk rayu dan alasan mengajak jalan-jalan akhirnya Bunga mau ikut. Sesampainya di jalan Antara ada teman RA dua orang berboncengan mengikuti dari arah belakang. Kemudian RA membawa Bunga ke sebuah pondok. Bunga berusaha menolak namun RA tidak membuang kesempatan tersebut dan memaksa Bunga masuk.

“Lalu dengan tidak berdaya Bunga akhirnya masuk ke dalam pondok dengan para pelaku hingga terjadi pemerkosaan,” kata Kasat.

Kasat menambahkan, atas perbuatannya ketiga pelaku dikenakan Pasal 76d dan pasal 81 ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU RI Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perindungan Anak.

“Dengan ancaman pidananya adalah penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak lima miliar rupiah,” tutup Kasat.(sony)

 54 total views