Selasa, Agustus 4, 2026
BerandaHeadlineEkspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Jangkau Pelalawan, Tebar Bantuan ke Wilayah...

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Jangkau Pelalawan, Tebar Bantuan ke Wilayah Pesisir

Pekanbaru (Nadariau.com) – Komitmen Polda Riau menghadirkan pelayanan hingga ke pelosok terus diwujudkan melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026.

Pekanbaru (Nadariau.com) – Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau terus bergerak menjangkau masyarakat hingga wilayah pesisir dan daerah terluar.

Kali ini, rombongan ekspedisi menyambangi wilayah pesisir Kabupaten Pelalawan dengan membawa berbagai program sosial, lingkungan, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan sarana operasional kepolisian.

Kegiatan yang dipimpin Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan itu berlangsung di Kecamatan Teluk Meranti, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat yang berada di wilayah terluar.

Kombes Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan implementasi nyata arahan Kapolda Riau untuk menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki tantangan geografis.

“Ekspedisi Merah Putih Presisi bukan sekadar perjalanan menuju wilayah terluar. Kami datang membawa pelayanan dan manfaat yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Semangatnya adalah memastikan negara hadir hingga ke pesisir dan kampung-kampung di ujung negeri,” ujar Kombes Ade.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau menyerahkan 1.000 bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir sekaligus mendukung program Green Policing. Selain itu, dibagikan pula 1.000 Bendera Merah Putih untuk membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tak hanya itu, Polda Riau juga menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat, 20 paket perlengkapan sekolah bagi anak yatim piatu, serta empat paket sarana kontak berupa peralatan olahraga guna mendukung aktivitas kepemudaan.

Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat pesisir yang menggantungkan mata pencaharian di perairan, Polda Riau turut menyerahkan empat unit mesin katinting untuk membantu meningkatkan produktivitas nelayan.

Di sektor pelayanan kepolisian, Ekspedisi Merah Putih Presisi juga memperkuat sarana operasional dengan menyerahkan dua unit sepeda motor dinas kepada Polsek Kuala Kampar dan satu unit mobil patroli untuk Polsek Teluk Meranti.

Menurut Kombes Ade, dukungan kendaraan operasional tersebut sangat penting mengingat luasnya wilayah dan medan yang harus ditempuh personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dukungan kendaraan operasional ini penting karena karakteristik wilayah kita sangat luas dan memiliki tantangan geografis tersendiri. Kami ingin memastikan anggota di lapangan memiliki sarana yang memadai untuk menjangkau masyarakat dan memberikan pelayanan secara cepat,” katanya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan bakti kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat. Selain itu, Polda Riau memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang dinilai berkontribusi dalam menjaga keamanan, persatuan, serta keharmonisan sosial di wilayahnya.

Kombes Ade menegaskan, penanaman 1.000 bibit mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari komitmen Green Policing Polda Riau dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Mangrove memiliki fungsi strategis sebagai benteng alami pesisir dari abrasi sekaligus menjaga ekosistem yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

“Menjaga keamanan tidak bisa dipisahkan dari menjaga lingkungan sebagai ruang hidup masyarakat. Karena itu, melalui Green Policing, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga alam juga merupakan bagian dari menjaga masa depan,” ungkap lulusan Akpol 2000 tersebut.

Ia menambahkan, Ekspedisi Merah Putih Presisi digagas Kapolda Riau sebagai program pelayanan yang mengintegrasikan aspek keamanan, sosial, kemanusiaan, kebangsaan, dan pelestarian lingkungan dalam satu gerakan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Merah Putih harus hadir bukan hanya sebagai bendera yang kita kibarkan, tetapi menjadi semangat untuk saling menjaga. Menjaga masyarakat, menjaga persatuan, menjaga lingkungan, dan memastikan tidak ada masyarakat yang merasa jauh dari kehadiran negara,” tutup Kombes Ade.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer