Dukung Percepatan Vaksinasi Daerah, SBP Bervaksin Goro

Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong di perusahaan sawit SBP

PELALAWAN (Nadariau) – Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan dibawah kepemimpinan AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik mendorong semua badan usaha yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan untuk ikut serta dalam menyukseskan program Vaksinasi nasional, menggesa pencapaian target vaksinasi yang mencapai 75 persen dari jumlah penduduk.

Keikutsertaan perusahaan dalam menyukseskan percepatan pencapaian target vaksinasi nasional provinsi maupun pencapaian target vaksinasi Kabupaten Pelalawan dapat diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan vaksinasi gotong royong yang diperuntukkan bagi karyawan dan keluarga karyawan maupun masyarakat yang berada disekitar wilayah operasional perusahaan.

Vaksin Gotong Royong merupakan program pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi bagi karyawan/karyawati, keluarga, dan individu dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha. Program vaksinasi gotong royong ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 tahun 2021 dan telah dimulai sejak 17 Mei 2021.

Di wilayah hukum Kepolisian Resort Pelalawan, sudah ada beberapa perusahaan yang menyambut baik himbauan dari Kapolres Pelalawan untuk melaksanakan Vaksinasi Gootng royong di lingkungan perusahaan.

Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik disetiap pelaksanaan vaksinasi gotong royong selalu menyempatkan hadir memberikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen perusahaan dalam upaya meningkatkan Herd Immunity bagi karyawannya.

Kamis, (9/9/2021) PT. Surya Brantasena Plantations (SBP) mencatatkan diri sebagai badan usaha kelima di Kabupaten Pelalawan yang melaksanakan vaksinasi secara mandiri.

General Manager (GM) PT. SBP, Nyoman Widiaksa mengatakan bahwa pelaksanaan vaksin gotong royong ini sebagai upaya meningkatkan Herd Immunity karyawan dan keluarga karyawan, agar menpunyai kekebalan tubuh guna mencegah penularan Covid-19. Sekaligus ikut berkontribusi dalam mensukseskan program pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Pelalawan.

“Kita (PT. BSP) siap mendukung program pemerintah dalam menyukseskan percepatan pencapaian target vaksinasi nasional maupun daerah. Kita menyadari dengan pelaksanaan vaksin kekebalan kelopok akan meningkatkan , sehingga bisa terhindar dari penularan Covid-19,” kata sang GM Nyoman Widiaksa.

Dalam pelaksanaan vaksin gotong royong di lingkungan PT Surya Bratasena, perusahaan menyediakan sebanyak 750 dosis. Dengan jenis vaksin Sinovam, sedangkan tenaga kesehatannya atau vaksinator adalah naker yang di datangkan Rumah Sakit Awal Bross Pekanbaru.

“Ini vaksin tahap pertama yang akan kita laksanakan selama empat hari, yaitu Kamis sampai Minggu, Untuk tahap keduanya akan kita laksanakan setelah 21 hari kedepan,” jelas Nyoman.

Parman (42) salah seorang karyawan mengaku sangat bersyukur menerima vaksin hari ini, harapan terhindar dari paparan Covid 19 menjadi motivasinya untuk datang teapat waktu dan mengikuti seluruh tahapan dan proses vaksinasi yang dilakukan oleh vaksinator.

“Kan kalau sudah di vaksin tubuh kita menjadi kuat, punya pertahanan untuk melawan Covid, itulah alasan saya datang hari ini, untuk di vaksin, agar sehat dan terhindar dari Covid 19,”tegasnya

Parman tak sabar menunggu vaksinasi tahap 2, baginya apa yang telah dimulainya harus dituntaskannya, demi kesehatannya, keselamatan orang orang disekelingnya yang tercinta.

“Vaksin itu upaya kita memutus rantai penyebaran Covid 19, kita tidak terpapar dan juga tidak menularkan, nanti vaksin tahap dua saya akan datang,” janjinya

Setelah vaksin pertama, Parman tidak akan merasa jumawa sendiri dengan tetap patuh protokol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Vaksin sudah, memakai masker wajib itu,”tandasnya

Partisipasi PT BSP dalam menyukseskan percepatan vaksinasi Kabupaten Pelalawan mendapat apresiasi dariKapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik menurutnya  apa yang sudah dilakukan oleh SBP dan perusahaan perusahaan yang telah melaksanakan vaksinasi gotong royong sebelumnya bisa menjadi contoh dan motivasi bagi perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Pelalawan yang belum melaksanakan vaksin gotong royong.

“Harapan saya, pengusaha pengusaha di Kabupaten Pelalawan ini, mari kita saling bersinergi dan segera melaksanakan vaksin gotong royong ini, ini adalah untuk kepentingan dan kebaikan kita semua. Dan bagi perusahaan yang sudah menjadi panutan yaitu yang sudah melaksanakan vaksin gotong royong, tolong ditiru. Dengan vaksin, kita semua akan segera keluar dari permasalahan Covid-19 ini,” harap Kapolres.

Lebih lanjut dikatakan perwira melati dua ini, bahwa saat ini ada ujian berat yang harus dihadapi bersama, Provinsi Riau saat ini berada di level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), setelah sebelumnya Kota Pekanbaru sempat beberapa pekan berada di level 4. Untuk itu perlu dukungan semua pihak agar bisa keluar dari masa pandemi ini.

“Tentunya penurunan level ini perlu kerja keras dari kita semuanya. Saat ini seluruh anggota Polri dan TNI serta stekholder terkait lainnya terus mengalakkan yang namanya motto “Ayo kita vaksin”,” kata Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, Kesuksesan pelaksanaan vaksinasi merupakan kesuksesan dari sebuah proses pemberian kekebalan tubuh seseorang yang kemudian menjadi kekebalan kelompok dalam menangkal masuknya virus Covid 19 ke tubuh.

“Jika tubuh kita memiliki imun yang kuat, maka bisa melawan Covid 19, artinya cara ini merupakan upaya memutus rantai penyebaran Covid 19,” akunya

Pemutus rantai penyebaran Covid 19, kata Indra, Bukan hanya oleh vaksinasi semata, namun juga harus taat dalam disiplin protokol kesehatan. Patuh dengan pola M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Ini semua demi kebaikan kita bersama, mari sama-sama kita putus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Pelalawan.

“kita terus memberikan edukasi-edukasi agar kita semua terbebas dari Covid-19. Sudah berapa banyak dokter spesialis, professor, tenaga medis yang telah meninggalkan kita karena Covid 19 ?. Selain itu Covid juga telah mengacak-acak perekonomian kita, untuk itu ayo kita vaksin, ayo terapkan protokol kesehatan dimanapun berada,” terang Indra Wijatmiko lagi.

Indra Wijatmiko merinci, tingkat vaksinasi masyarakat Kabupaten Pelalawan saat ini sudah mencapai kisaran 30 persen. Dan untuk kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Pelalawan juga telah mengalami banyak penurunan.

”Situasi ini harus kita pertahankan, dan kita turunkan lagi,” imbuhnya

Saat ini Kapolda Riau, sambungnya, juga telah membuat aplikasi pemantauan Covid 19, dimana dengan aplikasi tersebut kalau ada yang dinyatakan terkonfirmasi positif langsung terpantau, sehingga bisa segera dilakukan penanganan. Dan orang-orang yang dianggap terpapar dari yang dinyatakan positif juga dapat segera ditangani.

“Mari kita laksanakan vaksin khususnya vaksin gotong royong bagi perusahaan, agar kita semua sehat kembali menuju Indonesia yang pulih kembali,” pungkas Kapolres Pelalawan.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan dari Polres Pelalawan kepada PT. SBP sebagai bentuk apresiasi atas dilaksanakannya vaksin gotong royong tersebut.

Di kesempatan pelaksanaan Vaksin gotong royong di PT Surya Bratasena Plantation, Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik, melakukan peninjauan didampingi Kasat Intelkam Polres Pelalawan AKP Sohermansyah, Kasat Narkoba IPTU Gus Purwantoro, Kasubbag Humas Polres Pelalawan IPTU Edy Haryanto, turut juga hadir Ketua DPRD Pelalawan Baharuddin SH dan sejumlah pimpinan perusahaan. (Apon)