BEM FIS UNIKS Bangkitkan Semangat Berwirausaha Dimasa Pandemi Melalui Seminar

Kuansing (Nadariau.com) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS), menyelengarakan Seminar Kewirausahaan.

Seminar mengangkat tema “Bangkitkan semangat, ciptakan peluang dengan berwirausaha di masa pandemi”. Seminar dilaksanakan bertempat di gedung Serbaguna UNIKS.

Acara Seminar kewirausahaan selain dilakukan secara Daring via zoom juga dilakukan luring dengan protokol kesehatan yang ketat.

Seminar ini dibuka oleh Wakil Rektor 3 UNIKS Fitrianto S.Ag .M.Sa, didampingi Dekan Fakultas Ilmu Sosial Zul Ammar SE.,ME.

Pada sesi pertama materi seminar diisi oleh pengusaha nasional asal Kuantan Singingi yang di juluki Raja Ritel Indonesia Wan Muhammad Hasyim atau yang biasa di panggil “Suhu” Wan secara daring via zoom.

“Suhu” Wan dalam materinya menceritakan perjalanan hidupnya, Saya pernah Bangkrut setelah membuka 36 toko. Namun, saya berusaha bangkit sehinngga sekarang telah mencapai 100 lebih cabang yang tersebar di Pulau Jawa, sampai kawan-kawan sesama pengusaha mengatakan saya orang sukses dari mengutang, ujarnya.

Kemudian, disesi kedua oleh Kepala Dinas Diskopdagrin Drs. Azhar, MM bersama dengan Anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Azrori Analke Apas.

“Kami akan berupaya memfasilitasi adek-adek mahasiswa untuk melakukan pelatihan hingga pembinaan calon-calon pengusaha baru,” kata Azhar.

Kemudian, Azrori Analke Apas berharap mahasiswa tidak hanya sekedar melakukan seminar, namun harus ada Action yang nyata. Diharapkan mahasiswa sekalian setelah ini berani membuka usaha sendiri.

Dani Syaputra selaku Ketua Bem Fakultas Ilmu Sosial mengatakan Seminar kewirausahaan ini bertujuan untuk menumbuhkan wawasan mahasiawa sehingga tercipta peluang usaha meskipun di masa pandemi.

Sesuai surat edaran (SE) Bupati Kuantan Singingi Tertanggal 26 Juli 2021 tentang pemberlakuan PPKM level 3 serta jam malam di wilayah Kuantan Singingi. Sehingga menyebabkan penurunan omset bahkan sampai ada yang gulung tikar di Kuantan Singingi. (fau)