Bakormubin Riau Sudah Melaksanakan Gerakan Sholat Subuh Berjemaah ke-23 di Salo

Kampar (Nadariau.com) – Badan Koordinasi Mubaligh Se-Indonesia (Bakormubin) Provinsi Riau, sudah melaksanakan program Gerakan Sholat Subuh Berjemaah ke-23. Sekarang kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Azhar Simpang Pulau Keccamatan Salo, Bangkinang, Kampar, Riau, Ahad (24/7/2021).

Dalam Sholat Subuh Berjemaah itu, dipimpin oleh Sekda Riau H Masrul Kasmy. Kemudian turut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Bakormubin Riau KH Zulhusnidomo dan Buya H Nasir As,
Sekretaris FKUB Riau H Rasyidi Hamzah dan pengurus MDI Riau Ust Iswadi SHi, serta jemaah masjid.

H Rasyidi Hamzah dalam kegiatan tersebut mengatakan, Gerakan Sholat Subuh Berjamaah ini adalah sebagai motivasi dalam membangun kecintaan masyarakat terhadap Sholat Subuh Berjamaah. Sementara program ini dilaksanakan setiap minggu di masjid yang berbeda.

“Kali ini Sholat Subuh Berjamaah di Imami oleh Syech Satari dari negara Palestina. Kemudian di isi dengan Tausyiah Agama oleh Sekretaris Bakormubin Riau Buya H Nasir AS, untuk pencerahan ilmu agama kepada jemaah yang hadir,” kata Rasyidi.

Ketua Bakormubin yang juga ketua MUI Riau Kh Zulhusnidono dalam sambutannya, mengajak masyarakat Islam di Riau, untuk tidak meninggalkan masjid. Dan tetap mencintai masjid, walaupun suasana Covid-19 di Riau masih tinggi.

Masjid harus dijadikan basis tempat meminta kepada Allah SWT. Dalam Hadist Nabi Muhammad SAW, yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim mengatakan: Barang siapa menjaga Sholat Subuh Berjamaah, maka Allah akan memberikan pahala seolah-olah ia sholat semalam suntuk.

“Begitulah kemuliaan Sholat Subuh,” kata Kh Zulhusnidono.

Sedangkan Sekda Riau H Masrul Kasmy dalam sambutannya, menghimbau masyarakat muslim supaya tetap menjaga sholat berjamaah setiap 5 waktu. Bagaimana sholat berjamaah bisa dilakukan menyamai Sholat Jumat ramainya jamaah yang hadir.

Dapat dicontohkan salah satu masjid di Bali yang mayoritas beragama Hindu. Ketika Sholat Subuh, maka ribuan masyarakat muslim di sana hadir di masjid.

“Dilihat statistik yang meninggal di Indonesia hari ini akibat wabah corona sudah mencapai 82.013. Dan Propinsi Riau sudah mencapai angka meninggal 2000 lebih. Untuk itu kepada masyarakat diminta untuk selalu mematuhi aturan protokol kesehatan agar wabah ini cepat berlalu,” kata Masrul. (alin)

 47 total views