Bupati Natuna Buka Pelatihan SAR Water Rescue di Permukaan Air

Natuna (Nadariau.com) – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal membuka Pelatihan Potensi SAR Pertolongan di Permukaan Air (Water Rescue) Tahun 2020, di Aula Natuna Hotel Ranai Darat, Senin (26/10/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD) Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lurah, Pemuka Adat dan Peserta Pelatihan.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalam kata sambutan menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Natuna sangat mendukung setiap kegiatan atau program kerja yang dilaksanakan oleh pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Pertama.

Menurut Hamid Rizal, terdapat beberapa aspek yang membutuhkan partisipasi aktif potensi SAR daerah. Diantaranya adalah, kesiapsiagaan sosial masyarakat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pelayanan rasa aman di sektor pariwisata dan transportasi

“Oleh karenanya keberadaan potensi SAR di Natuna, baik sarana dan prasarana, sumber daya Manusia(SDM), sarana dan prasarana yang dimiliki oleh unsur TNI, POLRI, Instansi, Organisasi dan Komunitas sejenis juga diharapkan mampu meminimalisir waktu tanggap ( Respon Time) dalam penanganan kecelakaan bencana maupun kondisi membahayakan manusia,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, peran serta potensi SAR saat ini dapat terlihat dari keaktifan dan keikutsertaan ketika terjadi kecelakaan, baik pelayaran maupun penerbangan dan bencana maupun kondisi yang membahayakan manusia yang sering terjadi di Kabupaten Natuna.

Oleh karena itu ia berharap kedepan eksistensi potensi SAR, khususnya yang berada di Kabupaten Natuna, tetap dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas diri.

“Sekaligus memberikan pelayanan dengan sinergi kepada unit pelaksana yang bertanggung jawab, khususnya dalam pencarian dan pertolongan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Natuna selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, Mexianus Bekabel, melaporkan, adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk potensi pencarian.

Kemudian pertolongan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang teknis-teknis diatas permukaan air. Serta pantauan dan evaluasi terhadap standar kompetensi teknis.

Mexianus menjelaskan bahwa hasil akhir dari kegiatan ini akan menjadi bahan rekomendasi peningkatan kualitas pencarian dan pertolongan, dimana dalam operasionalnya harus memenuhi standar kompetensi.

Hal ini sesuai jenis keterampila yang dibutuhkan dalam proses pertolongan pertama pada kecelakaan.

Adapun tema ‘melalui pelatihan kepada pertolongan diatas permukaan air bagi potensi pencarian pertolongan tahun 2020, kita tingkatkan solidaritas dan sinergitas seluruh potensi pencarian dan pertolongan dalam penyelenggaraan operasi pencarian diwilayah Kabupaten Natuna’.

Peserta pelatihan SAR Tahun 2020 berjumlah 21 orang yang merupakan perwakilan dari unsur TNI, POLRI, Instansi terkait baik Vertikal maupun Pemda dan Organisasi diwilayah Kabupaten Natuna.

Kegiatan akan digelar selama 3 hari (26-28 Oktober 2020) dibeberapa lokasi berbeda, yakni di Aula Hotel Natuna, Aula Kantor SAR Natuna, Area Wisata Pantai Piwang.

Dimana pelaksanaannya akan menyesuaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna. (wan)