Sebanyak 17.487 NPWP di Riau Dihapus Direktorat Jendral Pajak

Pekanbaru (Nadariau.com) – Direktorat Jendral Pajak (DJP) menghitung ada sebanyak 17.487 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Riau dihapus. Penghapusan NPWP itu milik bendahara proyek disatuan kerja yang tidak lagi aktif serta ganda.

“Hingga kini nomor NPWP bendaharawan satker yang aktif dan dipakai tinggal 2.663 se -Riau,” kata Kepala Kanwil DJP Provinsi Riau Farid Bachtiar di Pekanbaru, Jumat, 17 Juli 2020.

Farid Bachtiar mengatakan sebelumnya Kanwil DJP menyimpan sekitar 20.150 NPWP bendaharawan satker di Riau.

Karena untuk pembenahan data maka semua nomor di cek ulang dan dipilah mana yang aktif dan tidak.

Dia menambahkan penertiban NPWP sudah diatur oleh pemerintah sesuai dengan PMK 321, oleh sebab itu, pihak DJP Riau sudah mulai bulan April 2020 melakukan pembenahan basis data karena sudah banyak NPWP yang tidak patut misalkan alamatnya tidak lagi sesuai, tidak pernah lapor dan sebagainya.

Peenghapusan NPWP itu ada beberapa tahapan, dengan kata lain tidak dilakukan penghapusan secara langsung. Artinya perhapusan nomor NPWP terhadap objek pajak tersebut dilakukan secara bertahap.

“Banyak bendahara proyek setiap ada kegiatan daftarkan NPWP, namun setelah pekerjaan selesai hanya dipakai sekali jalan dan gak aktif lagi nah ini yang kami dirapikan,” katanya.

Tujuannya untuk penertiban administrasi sehingga mudah pengawasan jadi satu instansi hanya punya satu NPWP.

“NPWP baru efektif digunakan Juli untuk yang disampaikan mulai Juni. Yang lama secara bertahap diingatkan pakai NPWP baru hingga akhir Juni,” ungkapnya. (bpc/dan)