Mahasiswa FKIP Unilak Harus Kuasai IT dan Miliki SKPI

Pekanbaru (Nadariau.com) – Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kompetensi mahasiswanya, Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unversitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Riau, menyelenggarakan Pelatihan dan Uji Komptensi Digital Marketing (UKDM).

“Pelatihan dan Uji KDM ini diperuntukan bagi mahasiswa FKIP Unilak, khususnya para mahasiswa penerima beasiswa Pemprov Riau”, ujar Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Riki Zaputra MPd, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Riki menjelaskan bahwa program ini merupakan perdana di Universitas Lancang Kuning, yang pelopori oleh Dekan FKIP Unilak.

“Kegiatan ini sengaja kita taja dan perdana di Unilak, bekerja sama dengan Lembaga Sertivikasi provesi (LSP) yang terdaftar di BNSP(badan Nasional Sertifikasi Profesi) sebagai pihak yang punya wewenang untuk melakukan uji kompetensi dan mengeluarkan sertifikatnya,“ tambahnya.

Riki juga menjelaskan bahwa lulusan FKIP nantinya tidak hanya bisa menjadi guru, tetapi juga harus mampu bersaing pada sektor yang lain.

Karena memang tuntutan zaman seperti itu. Termasuk sebagai pelaku bisnis. Sebab itu, lulusan perlu diberikan sertifikat pendamping sebagaimana tuntutan SKPI (surat keterangan pendamping ijazah) sebagai penguat bahwa mereka para lulusan punya kompetensi lain.

Sehingga memudahkan mereka dalam mencari dan membuka lapangan pekerjaan.

“Dasar hukum nya adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81 tahun 2014 tentang Ijazah, sertifikat kompetensi dan sertifikat profesi pendidikan tinggi,” ujar Riki.

Sertifikat sebagai marketing digital yang mereka peroleh nantinya, terang Riki, akan menjadi sertifikat pendamping ijazah yang mereka miliki. Apalagi hari ini, dan selanjutnya, segala sesuatu nantinya berbasis digital.

“Makanya lulusan FKIP Unilak tidak boleh ketinggalan. Mereka juga harus mampu menguasai IT dalam berbagai sektor termasuk dalam hal dunia usaha,” terangnya.

Kegiatan UKDM untuk mahasiswa FKIP Unilak penerima beasiswa Pemprov Riau ini akan di taja pada tanggal 11-12 Februari 2020, dan diikuti 321 orang peserta plus 12 orang dosen FKIP.

“Kedepan dosen FKIP Unilak akan kami proyeksi kan sebagai asesor. Makanya mereka kami ikut sertakan,”imbuh riki.

FKIP Unilak, sangat berharap semua peserta dapat mengikuti kegiatan UKDM dengan penuh keseriusan.

”Sehingga benar-benar bisa memberikan tambahan ilmu dan pengalaman,” tutup Riki. (wid)