Dua Nama Calon Ketua PGRI Riau Menguat, Jelang Konferensi Kerja 13-15 Desember

Pekanbaru (Nadariau.com) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, yang akan Konferensi Kerja, pada tanggal 13 hingga 15 Desember di Hotel Ameera Pekanbaru.

Jelang Konferensi Kerja, dua calon ketua PGRI Riau siap bersaing memperebutkan orang nomor satu di organisasi guru terbesar di Riau ini.

Dua calon tersebut yakni Dr Muhammad Syafi’i mantan ketua PGRI Pelalawan dan Baharudin yang saat ini menjabat Sekretaris PGRI Riau.

“Sejauh ini dua calon tersebut yang menguat menjelang seminggu Konferensi PGRI Riau,” kata panitia Konferensi PGRI Riau Basri, Kamis (5/12/2019).

Dikatakan Basri, dua calon ini memang banyak medapat dukungan dari kabupaten/kota. Bagi calon ketua PGRI Riau, harus mendapat dukungan dari masing masing kabupaten/kota yang mengusulkan siapa calon yang akan diusungnya memimpin PGRI Riau.

“Dr Syafii, kalau tak salah saya, yang mengusulkan dari kabupaten Meranti dan Pelalawan,” kata Basri.

Sementara itu saat dikonfirmasi ke Dr M Syafii mengatakan membenarkan dirinya maju sebagai calon ketua PGRI Riau. Bahkan, dirinya sudah hampir mendapatkan dukungan dari beberapa tokoh pendidikan Riau, LAM Riau dan tokoh lainnya.

“Saya optimis bisa mendapat dukungan dari kawan PGRI kabupaten/ kota yang mempergunakan hak suara dalam Konferensi PGRI Riau nantinya,” kata dosen FKIP UNRI ini.

Syafi’i yang juga praktisi pendidikan Riau ini, telah memprogramkan mengangkat kembali organisasi guru sebagai garda terdepan dalam menyukseskan program yang dibuat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Selain itu, dirinya juga ingin meningkatkan kompetensi guru sebagai pilar utama dalam peningkatan mutu pendidikan.

Tidak hanya pemerintah daerah, tapi dunia usaha dan industri harus berperan aktif meningkatkan kompetensi guru apalagi dalam dunia keterbukaan teknologi digital, guru harus menguasai teknologi.

“PGRI Riau akan bersinergis dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam menjalankan program pendidikan yang dibuat pemerintah provisni dan kabupaten /kota,” kata Syafi’i. (ind)