Juventus Kembali ke Puncak Serie A, Setelah Kalahkan Torino

Tarino (Nadariau.com) – Gol Matthjis de Ligt menjadi satu-satunya gol yang tercipta di edisi perdana Derby della Mole pada musim ini, tepatnya saat Juventus melawat ke markas Torino pada giornata kesebelas Serie A, Ahad (3/11) dini hari WIB.

Kemenangan 1-0 di Stadion Grande Olimpico Turin itu pun sudah cukup membawa Juventus kembali memuncaki klasemen sementara Serie A.

Sebelum melakoni lawatan ke kandang rival sekotanya itu, Juventus memang tertinggal satu poin di papan klasemen sementara Liga Italia dari Inter Milan. Alasannya, beberapa jam sebelumnya, Inter Milan berhasil mengalahkan Bologna, 2-1. Dengan kemenangan tipis atas Torino, Juventus kembali memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan satu poin atas La Beneamata, yang duduk di peringkat kedua dengan raihan 28 poin.

Pada babak pertama, kedua tim bermain terbuka. Baik Juventus, ataupun Torino, mampu menebarkan ancaman di depan mulut gawang. Peluang pertama di laga ini didapatkan Torino lewat upaya dari Christian Ansaldi. Namun, tembakan keras Ansaldi dari luar kotak penalti hanya melambung di atas mistar gawang Juventus.

Tidak mau ketinggalan, Si Nyonya Tua juga sempat menciptakan peluang emas. Paulo Dybala berhasil merangsek ke jantung pertahanan Il Toro dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, kiper Torino, Salvatore Sirigu, masih sigap dalam menghalau tembakan penyerang asal Argentina tersebut.

Pada penghujung babak pertama, Juventus mendapatkan dua peluang emas, yaitu lewat tembakan Cristiano Ronaldo, yang dilanjutkan dengan sontekan Matthjis de Ligt. Namun, Sirigu sukses menggagalkan peluang emas I Bianconeri tersebut. Babak pertama pun berakhir tanpa ada gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, kondisi permainan tidak terlalu banyak berubah. Juventus masih terus menekan pertahanan Torino. Sedangkan, Il Toro berusaha melepaskan tekanan dengan mengalirkan bola secara cepat ke jantung pertahanan Juventus. Namun, gol pertama di laga itu mampu diciptakan Si Nyonya Tua.

Juara bertahan Liga Italia itu berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-70. Menerima bola hasil tendangan penjuru, Higuain langsung memberikan umpan kepada De Ligt. Bek berusia 20 tahun itu kemudian melepaskan tendangan keras tepat di depan gawang Il Toro. Ini menjadi gol perdana De Ligt sejak bergabung bersama Si Nyonya Tua pada jendela transfer awal musim ini.

Torino pun langsung berusaha membalas. Satu menit setelah gol De Ligt tersebut, Il Toro mampu mengancam lewat aksi Ansaldi, yang melepaskan tembakan mendatar di dalam kotak penalti Juventus. Kendati begitu, bola hasil tendangan Ansaldi itu masih bisa dihalau kiper Juventus, Wojciech Szczesny.

Pada menit ke-93, Torino sebenarnya bisa merobek Juventus lewat sepakan Bremer dari dalam kotak penalti. Namun, wasit menganulir gol tersebut lantaran Bremer sudah berdiri dalam posisi offside saat menerima umpan. Akhirnya, gol De Ligt menjadi satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut dan sudah cukup membuat Juventus membawa pulang tiga angka dari kandang rival sekotanya tersebut. (republika/nrc)