Disperindag Pekanbaru Ingatkan Bahwa Beras di Pasaran Harus Miliki Label

Pekanbaru (Nadariau.com) – Disperindag Kota Pekanbaru mengingatkan kepada pedagang, supaya beras beredar di pasaran harus memiliki label yaitu nama perusahaan produksi beras tersebut.

Kepala Disperindag kota Pekanbaru Ingot Hutasuhut mengatakan pada prinsipnya proses perdagangan tetap mengacu kepada aturan yang berlaku.

Bagi pedagang yang melanggar aturan ini, tentu akan diberi sanksi. Sebab Disperindag akan melakukan operasi pasar secara berkelanjutan.

“Senin saya akan turun ke pasar melihat beras dan produk lain yang tidak memiliki label. Jika ada kita temukan barang yang tidak memiliki label maka pedagangnya akan diberi sanksi teguran dan atau barangnya disita,” kata Ingot kepada media, Ahad (13/01/2019).

Pantauan Media, ada beberapa penjual beras kemasan di Kota Pekanbaru tepatnya diseputaran Panam yang menjual beras tanpa menggunakan label.

Salah satunya di tepian pinggir jalan HR Soebrantas dan Pasar Baru Panam, beras tanpa label yang berasal dari luar Riau ada beredar di sana.

Berdasarkan pengakuan salah satu penjual bahwa beras yang dijualnya merupakan beras unggulan, dalam kategori beras kampung dan kualitas dijamin bagus.

“Terkait label tidak perlu di permasalahkan, karena ini beras kampung, jadi tidak ada label,” kata pedagang tersebut.

Untuk informasi, setiap kemasan beras telah diatur dalam Permendag nomor 59 tahun 2018. Tentang kewajiban pencantuman label pada kemasan beras. (dan)

t