Rektor Umri Buka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru dan Masta 2018

Pekanbaru (Nadariau.com) – Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr Mubarak MSi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masta tahun 2018 Umri, di Halaman Kampus Utama Umri Jalan Tuanku Tambusai, Minggu (09/09/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas Umri dan 1820 orang calon mahasiswa baru. Kemudian, kegiatan ta’aruf kampus dilaksanakan selama tiga hari kedepan di GOR Tribuana Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Rektor Umri Dr Mubarak yang selaku pembina upacara apel PKKMB memberikan motivasi dan pengenalan tentang kampus Umri. Agar mahasiswa baru dapat mengetahui apa itu Umri !

“Umri adalah milik negara dan masyarakat. Umri dibungkus kedalam organisasi Kemuhammadiyahan. Jadi di Umri ada aturan aturan yang harus ditaati oleh seluruh mahasiswa di sini,” kata Mubarak.

Kemudian Mubarak menjelaskan, bahwa cara pembelajaran di perguruan tinggi sangat berbeda dengan SLTA. Karena di perguruan tinggi cara pembelajarannya sudah dewasa dan serius untuk mencapai suatu tujuan.

Khusus di Umri, mahasiswa diberi target. Dimana mahasiswa S1 harus lulus maksimal selama 4 tahun dan Dilpoma III selama 3 tahun.

Kampus Umri adalah bernuansa religius, mulai dari rektor beserta jajaran serta mahasiswanya. Sehingga memberikan ketenangan kedamaian dan ketentraman dilingkungan kampus.

Alumni Umri dituntut harus berkualitas. Peduli terhadap agama, negara, lingkungan dan diri sendiri. Sehingga mereka bisa membangun daerah dengan baik.

“Untuk menunjang SDM mahasiswa, kampus selalu memfasilitasi seluruh kegiatan rutin kemahasiswaan. Sehingga mereka bisa berkarya dengan baik dan fokus. Di sini mahasiswa diminta bisa menyalurkan bakatnya dari seluruh bidang,” ujar Mubarak.

Sementara Ketua Panitia PKKMB dan Mastama 2018, Jufrizal Syahri menjelaskan, ada sejumlah materi yang disiapkan bagi para mahasiswa/I baru sehingga membuat mereka lebih dekat dengan Umri.

Selain itu, ini juga sebagai ajang pemanasan sebelum nantinya mereka memulai perkuliahan. Untuk PKKMB sendiri, akan ada pemateri dari Kemenristek Dikti tentang bela negara, ketahanan nasional dan profil akademik.

Sedangkan untuk Mastama, akan ada pemateri dari PP Muhamadiyah, PP Pemuda Muhamadiyah dan Ikatan Mahasiswa Pemuda Muhamadiyah yang akan membahas seputar kemuhamadiyahan dan pemuda muhamadiyah.

Rencananya, kuliah perdana bagi mahasiswa UMRI akan dilaksanakan pada tanggal 12 September 2018.

“Selanjutnya, juga akan diadakan kegiatan seminar internasional pada tanggal 20 September mendatang yang merupakan agenda rutin tahunan UMRI,” kata Jufrizal. (ind)