Bupati Siak Terharu Jenguk Lutfi Korban Kecelakaan

Bupati Siak H Syamsuar, menyempatkan diri untuk menjenguk Lutfi Hakim, anak dari korban Kecelakaan di Jalan Lintas Siak-Sungai Pakning. Akibat kecelakaan itu, menyebabkan kedua orang tuanya meninggal dunia.

Siak (nadariau.com) – Disela sela kesibukannya, Bupati Siak H Syamsuar, menyempatkan diri untuk menjenguk Lutfi Hakim, anak dari korban Kecelakaan di Jalan Lintas Siak-Sungai Pakning. Akibat kecelakaan itu, menyebabkan kedua orang tuanya meninggal dunia.

Sesampainya dirumah korban, Syamsuar tampak terharu ketika melihat anak kecil yang terbaring di tempat tidurnya. Ia saat ini berada di rumah pamannya di Pekanbaru, setelah pulang dari rumah sakit.

“Sungguh berat sekali cobaan yang harus ditanggung ananda Lutfi Hakim dan Rifki Ade Saputra. Kedua orang tua tercintanya, dipanggil Allah SWT, melalui musibah kecelakaan yang terjadi di Kecamatan Sabak Auh, Jumat pekan lalu,” Kata Syamsur,saat menjenguk Lutfi.

Keluarga mereka adalah warga Mempura, Siak. Kedua korban saat itu berencana pergi ke Bengkalis untuk melihat putra mereka Rifki di Pondok Pesantren. Namun di tengah perjalanan Allah SWT berkehendak lain.

Selain itu, Syamsuar mengatakan, semoga dari musibah yang berat ini akan mengangkat derajat orang tuanya kelak di akhirat melalui doa kedua anak yatim piatu yamh sholeh.

Semoga dua adik-beradik ini juga diberikan ketabahan dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Insya Allah, biaya pendidikan ananda Rifki akan ditanggung Pemkab Siak. Sehingga bisa meneruskan pendidikannya di  salah satu pondok pesantren di Siak ataupun diluar Siak kedepan.

Semoga ananda bisa terus melanjutkan keinginan Almarhum Ayah Bundanya. Dan menjadi anak sholeh yang akan terus mendoakan kedua orang tuanya sepanjang hayat.

Syamsuar juga mengajak masyarakat semua untuk mendoakan dan memperhatikan anak yatim-piatu ini. Dan terbuka hatinya untuk membantu kehidupan, pendidikan dan perhatiannya, agar anak anak ini bisa menjadikan kita sebagai pengganti orang tua terbaiknya.

“Dari mereka hendak kita semua dapat mengambil pelajaran tentang kesabaran, ketabahan dan menyayangi seperti anak kita sendiri. Kita orang yang mampu diwajibkan dalam agama untuk memelihara anak yatim-piatu,” jelas Syamsuar. (isa)