Rabu, Maret 4, 2026
BerandaHeadlineUMRI Lakukan Kerjasama dengan UKM Kuala Lumpur Malaysia Bidang Sains dan Teknologi

UMRI Lakukan Kerjasama dengan UKM Kuala Lumpur Malaysia Bidang Sains dan Teknologi

Kuala Lumpur (Nadariau.com) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dari Fakultas MIPA dan Kesehatan melakukan kunjungan kerjasama bidang Sains dan Teknologi ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Rombongan UMRI dipimpin oleh Wakil Rektor III Dr Jufrizal Syahri MSi. Kemudian didampingi oleh Dekan Fakultas MIPA dan Kesehatan Umri, Prasetya MSi, Wakil Dekan Delovita Ginting MSi serta para dosen yakni Dr Jufrizal Syahri MSi, Dr Sri Hilma Siregar MSc, Rahmawagi Hilma SSi MSi, Hasmalina Nasution MSi, Rahmadini Syfri BSc MSc dan Nurlaili Nasution MSi.

Selanjutnya, ada juga tiga orang mahasiswa Umri, Yuni Sholeha, Anggi Putri Rahayu dan Deviella David. Pertemuan tersebut turut dihadiri pula oleh Kepala Kantor Humas, Keprotokolan dan Hukum Umri, Anwar Siregar.

Kedatangan rombongan Umri itu sendiri disambut hangat oleh Chief Editor Journal of Polymer Science and Technology UKM, Prof Dr Rusli Daik beserta sejumlah pejabat di lingkungan Fakulti Sains dan Teknologi UKM.

Dalam pertemuan tersebut, Dekan FMIPA dan Kesehatan Umri, Prasetya menyampaikan pesan Rektor Umri agar Umri dapat menggagas kolaborasi berbagai hal yang bisa dilakukan dengan UKM.

Prasetya mengatakan, ada beberapa hal yang berpotensi dikolaborasikan. Diantaranya terkait riset, Umri pun mengusulkan matching fund, kolaborasi penelitian, kolaborasi riset, pertukaran mahasiswa dan publikasi serta kolaborasi publikasi. Prasetya berharap dengan adanya program ini, kolaborasi Umri dengan UKM bisa terwujud.

“Kami ada juga usulan program lain mengenai pertukaran mahasiswa atau mobility student. Sehingga ada kesempatan mahasiswa Umri untuk berkuliah satu semester di UKM. Begitu pula sebaliknya,” ujarnya.

Sementara, Chief Editor Journal of Polymer Science and Technology UKM, Prof Dr Rusli mengatakan, bahwa pertemuan ini merupakan bentuk lanjutan surat dari Fakultas MIPA dan Kesehatan Umri.

Melalui pertemuan ini pula, diharapkan lahir kolaborasi antar kedua belah pihak. Dapat terwujudnya pertukaran mahasiswa, program sharing ilmu melalui workshop dan seminar. Termasuk kerjasama publikasi kimia di dunia industri.

“Dulu memang sudah ada kerjasama (MoU) antara UKM dengan UMRI. Namun masa MoU itu hanya 5 tahun. Jika MoU itu sudah kadarluasa, maka bisa segera buat kembali dari awal. Sebab pejabat di universitas sudah ada yang bertukar jabatan, maka sekarang kita mulai dengan pejabat baru,” kata Prof Rusli dengan tangan terbuka. (alin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer