Kamis, Maret 12, 2026
BerandaHeadlineDiduga Dianiaya Oknum Polisi di Pekanbaru, Seorang Pemuda Terpaksa Dilarikan ke RS...

Diduga Dianiaya Oknum Polisi di Pekanbaru, Seorang Pemuda Terpaksa Dilarikan ke RS Syafira

Pekanbaru (Nadariau.com) – Seorang oknum Polisi yang bertugas di Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru diduga melakukan aksi penganiayaan secara bersama-sama terhadap seorang pengunjung di Tempat Hiburan Malam (THM) Angel Wing di Jalan Sudirman Kota Pekanbaru, Kamis (01/02/2024) dini hari kemaren.

Akibat dari aksi penganiayaan tersebut seorang pemuda bernama Farrel (30) warga Simpang Tiga Bukit Raya Pekanbaru terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Syafira lantaran mengalami luka yang cukup parah dibagian kepalanya hingga harus menjalani proses operasi.

Menurut keterangan Bambang Winarto ayah korban mengatakan bahwa akibat dari kejadian tersebut anaknya mengalami luka robek dibagian mulut dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit Syafira.

Kendati demikian, hati orang tua yang mana tidak sedih melihat putra kesayangannya telah terbujur lemas diatas kasur, saat itu usai menjalani operasi yang dilakukan tim medis rumah sakit.

“Ada luka-luka yang cukup parah dibagian kepalanya dan terdapat luka robek hingga tim dokter harus melakukan operasi untuk memulihkan lukanya kembali,” kata Bambang Winarto ayah korban kepada wartawan, Minggu (04/02/2024).

Lebih jauh, dirinya belum mendapatkan hasil pasti penyebab terjadinya peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum polisi tersebut terhadap anaknya.

Bambang menceritakan, aksi penganiayaa tersebut bermula saat putranya bersama teman-teman tengah berada di tempat hiburan malam Angel Wing di Jalan Sudirman. Namun seketika terjadilah kericuhan oleh sekelompok orang yang berujung pada pemukulan terhadap korban.

“Peristiwa itu, diketahui pelakunya oknum polisi yang bertugas di Satlantas Polresta Pekanbaru,” ungkapnya.

“Meski begitu kita serahkan semuanya pada hukum, tindak seadil-adilnya terhadap oknum polisi itu, peristiwa itu terjadi ditempat hiburan malam lagi, ada apa?,” kesalnya.

Seketika itu, ayah korban langsung membuat laporan polisi atas peristiwa yang dialami anaknya ke SPKT Polresta Pekanbaru. Dirinya berharap dugaan oknum yang telah menganiayaan putranya dapat ganjaran.

“Laporan sudah, jalan satu-satunya adalah pelaku harus ditindak tegas atas perbuatannya. Kalau untuk proses jalur perdamaian, nanti dulu itu. Kita juga akan membuat laporan ke Propam Polda Riau,” tegasnya.

Tindak sampai disitu, pihak keluarga korban rencana akan mendatangi Propam Polda Riau hingga Kapolda Riau. Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polis harus segera diketahui pimpinannya.

“Bagi saya ini masalah berat, karena dugaan pelakunya diketahui adalah bawahan dari Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal, kita harus temui beliau, terlebih kejadiannya di tempat hiburan malam,” imbuhnya.

Namun, sejauh ini, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra saat dikonfirmasi belum memberikan pernyataan dari laporan warga atas dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi yang bertugas di Polresta Pekanbaru tersebut.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer