Kamis, Maret 5, 2026
BerandaIndeksHukrimCegah Penyalah Gunaan Narkoba, Lapas Kelas II A Pekanbaru Kembali Tes Urine...

Cegah Penyalah Gunaan Narkoba, Lapas Kelas II A Pekanbaru Kembali Tes Urine Warga Binaan

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) serta wujud keseriusan dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru, kembali melakukan tes urin terhadap warga binaan, Selasa (01/08/2023).

Kegiatan tes urin ini dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Pekanbaru, Harles Marbun.

Harles Marbun mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri dan ditangani oleh Tim Kesehatan Lapas Pekanbaru, dengan sampel 15 warga binaan yang dipilih secara acak disetiap kamar hunian.

“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh warga binaan. Dari 15 warga binaan yang mengikuti tes urin semuanya menunjukkan hasil negatif,” kata Harles Marbun.

Sementara du terpisah Kepala Lapas Pekanbaru, Sapto Winarno mengatakan, meskipun dari hasil test urine diketahui bahwa seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dites berstatus negatif arau tidak terbukti mengkonsumsi narkoba pihaknya akan terus melakukan tes urine terhadap warga binaan dan akan melaporkannya ke Kanwil Kemenkumham Riau sebagai Unit Monitoring dan evaluasi.

“Kita tidak bosan bosannya melakukan kegiatan tes urin kepada WBP karena kita ingin Lapas Kelas IIA Pekanbaru ini WBP nya benar-benar steril dari penyalahgunaan narkoba. Kita juga tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh warga binaan maupun pegawai. Mudah-mudahan dengan dilakukannya kegiatan tes urin secara berkala ini Lapas Kelas IIA Pekanbaru benar-benar dapat terbebas dari peredaran narkoba dan tidak ada lagi pemberitaan miring yang mengarah kepada kita sehingga secara perlahan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa Lapas adalah tempat pembinaan bagi WBP,” tutup Sapto.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer