Pekanbaru (Nadariau.com) – Pertama kali terjadi dalam sejarah peristiwa pemadam kebakaran di kota Pekanbaru, dimana seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tewas saat bertugas memadamkan api di lokasi kejadian.
Petugas Damkar tersebut diketahui bernama Rian Mortir (27) ia tewas saat bertugas memadamkan api yang terjadi di sebuah gudang tinner yang berada di pemukiman padat penduduk di Jalan Lily, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Dimana gudang tersebut mengalami kebakaran hebat pada Senin (21/11/2022) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Selain petugas Damkar, peristiwa kebakaran tersebut juga memakan korban dua orang korban jiwa. Satu korban mengalami luka bakar yang cukup serius sementara seorang lagi hanya mengalami luka ringan.

Sekretaris Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Lily Suryani mengatakan, peristiwa meninggalnya petugas Damkar ini pertama kali terjadi di Kota Pekanbaru. Dimana Korban meninggal akibat terjatuh dari atas bangunan saat melakukan pemadaman di lokasi yang berdekatan dengan SMA Taruna Pekanbaru tersebut.
Lily juga menyebutkan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina, namun nyawanya tidak tertolong.
”Hari ini keluarga besar DPKP Kota Pekanbaru berduka dan ini pertama kali terjadi salah seorang petugas kami meninggal dunia saat bertugas. Almarhum mengalami kecelakaan saat melakukan pemadaman,” kata Lily, kepada wartawan usai upacara pelepasan jenazah di kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Senin (21/11/2022) sore.
Lily menambahkan, Rian merupakan tenaga honorer yang sudah bertugas di DPKP Kota Pekanbaru sejak 2018 lalu dan korban diketahui belum menikah.
”Kami doakan yang terbaik, pada pihak keluarga agar tabah menerima cobaan ini,” kata Lily.
Pantauan di lapangan, gedung tinner di kawasan padat penduduk tersebut hanya tersisa puing-puing.
Sementara, pihak Kepolisian saat ini masih sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran di gudang tinner tersebut hingga menimbulkan korban jiwa dari petugas Damkar.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan, sabar ya,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan singkat, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian.(sony)


