Pekanbaru, Nada riau Com – Kasus dugaan permainan anggaran bantuan pendidikan yang bersumber dari DAK (APBN) kepada smps tunas bangsa tahun anggaran 2021 dan 2022 yang mencapai 5,4 Miliar saat ini masih berproses di Kajari Rohil.
Hal ini di katakan Yogi Hendra kasi Intel Kajari Rohil kepada media ini saat di hubungi melalui panggilan whataap Rabu 5/10/2022
Dikatakan Yogi saat ini kasus tersebut masih dalam proses ,kebetulan kemarin kami ada zoom meeting dan rapat kerja bidang (rakernis) jadi agak tertunda dan saat ini kita udah memanggil pihak yang di laporkan yaitu sekolah dan pihak dinas pendidikan,sementara untuk dinas PUTR karna kadisnya baru sehingga kami belum tau siapa pihak yang terlibat dalam verivifikasi sekolah tersebut nanti setelah kami ketahui pihak PUTR yang terlibat verifikasi akan kami panggil kembali ujar Yogi
Untuk di ketahui terkait dugaan permainan bantuan pendidikan smps tunas bangsa yang bersumber dari dana DAK tersebut di awali dengan kritikan elemen masyarakat kerap menyuarakan dugaan permainan ini dan berakhir kasus tersebut di tanggani kajari Rohil.(Oloan)


