Selasa, Maret 10, 2026
BerandaIndeksHukrimStaf Khusus Menkumham RI Kunjungi Lapas Bagansiapiapi

Staf Khusus Menkumham RI Kunjungi Lapas Bagansiapiapi

Pekanbaru (Nadariau.com) – Keprihatin dengan kondisi Lapas Kelas II A Bagansiapiapi disampaikan langsung oleh Staf Khusus Menkumham Bidang Transformasi Digital, Fajar B.S. Lase, saat meninjau langsung kehidupan warga binaan di lapas yang disebut-sebut sebagai lapas terpadat Se-Indonesia ini, pada Selasa (30/08/2022) sore.

Staf khusus Menkumham RI, Fajar Lase merasa terharu melihat kondisi Lapas Bagansiapiapi ini, lantaran ada sekitar 993 orang ditempatkan pada lapas yang seharusnya berkapasitas 98 orang. Kamar hunian yang diperuntukkan bagi delapan orang, diisi sekitar 40 orang, bahkan lebih.

“Terharu, melihat kesabaran dan keikhlasan warga binaan dalam menjalani masa hukuman dengan tertib dan aman walau hidup berhimpitan”, kata Fajar dalam sambutannya, Selasa (30/08/2022).

Walaupun kondisi lapas yang padat, lanjut Fajar, ia meminta agar warga binaan selalu bersyukur dengan keadaan yang ada di Lapas Bagansiapiapi ini.

“Kepada warga binaan, kehidupan kita saat ini, masih lebih baik dari pada manusia lainnya yang sedang dilanda peperangan. Sebagai wujud rasa syukur kita, marilah kita jaga Rumah Kita ini agar aman, kondusif, dan terkendali. Kemenkumham saat ini sedang membangun lapas baru di Ujung Tanjung. Kita doakan bersama, agar pembangunannya cepat selesai dan bisa dipergunakan, dan nanti saudara-saudara semua tidak hidup berdesakan lagi,” kata Fajar.

Sementara, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Jahari Sitepu mengatakan, akan terus memantau kondisi lapas ini, serta memberikan nasehat kepada warga binaan agar menghormati petugas dan menaati peraturan.

“Seringkali saya sampaikan kepada warga binaan disini, untuk hidup nyaman maka hendaklah mengikuti aturan lapas. Hormati petugas dan ikuti program pembinaan di lapas dengan serius,” kata Jahari Sitepu

Petugas jaga lapas juga diminta oleh Kanwil Kemenkumham Riau untuk tidak semena-mena dan selalu bersikap adil kepada warga binaan tanpa diskriminasi. Saat ini hanya ada delapan petugas di lapas yang menjaga sekitar 993 orang.(rls/sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer