Pekanbaru (Nadariau.com) – Walaupun sudah pernah diberitakan oleh media ini dan diarahkan untuk distop saja oleh pimpinannya, Elmi Gurita MPd Kepala Sekolah SMAN 5 diduga tetap nekad melanjutkan adanya pungutan kepada wali murid sebesar 24 juta rupiah setahun untuk sewa lahan kosong yang berada disamping sekolah untuk lahan parkir.
Salah seorang wali murid yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada awak media mengatakan, pada saat pengambilan rapor kemarin, para wali murid tetap diminta untuk menyumbang sebesar Rp20 ribu per siswa, dengan jumlah siswa berkisar 1200 orang lebih.
“Ada pesan pemberitahuan di WhatsApp grup sekolah untuk memberikan sumbangan pungutan kepada wali murid pada pagi hari dihari pengambilan rapor dan ini yang kedua dia (pihak sekolah) minta,” katanya, Selasa (28/12/2021).
Lebih lanjut ia mengatakan, pada waktu awal tahun pembelajaran sekitar bulan 5 kemarin sudah dipungut dan sekarang dilakukan pungutan lagi kepada siswa dengan alasan untuk sewa lahan tahun 2022.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dr. H. Kamsol sa’at dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp mengatakan akan segera memanggil kepala sekolah tersebut.
“Baik adinda segera kita tindak lanjuti segera saya akan panggil kepsek-nya” katanya.
Sementara itu, Hj Elmi Gurita M.Pd dihubungi via telepon seluler tidak tersambung, dikirim pesan WhatsApp dan sudah centang dua biru tapi hingga berita ini dinaikan belum ada jawaban. (af)


