Jumat, Maret 13, 2026
BerandaHeadlineFebio Anggriawan: Katanya Rekonsiliasi, Tapi Kenapa Pelantikan Tetap Diadakan ?

Febio Anggriawan: Katanya Rekonsiliasi, Tapi Kenapa Pelantikan Tetap Diadakan ?

Kampar (Nadariau.com) – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kampar, Febio Anggriawan menyebutkan kubu Abu Nazar lari dari kesepakatan rekonsiliasi.

Febio Anggriawan (Anggi) beserta pengurusnya, menolak Abu Nazar dan kawan-kawannya dilantik.

Gagah berani, pihaknya mendatangi kegiatan yang sedang berlangsung itu, sempat terjadi baku hantam diantara mereka.

Menjelang detik pelantikan, dihasilkan kesepakatan melakukan rekonsiliasi di atas secarik kertas. Di sisi lain, Abu Nazar berkeras agar pelantikan tetap berlanjut.

“Kalau memang kita adakan rekonsiliasi berarti tidak ada pelantikan. Saya tidak akan menandatanganinya jika pelantikan tetap dilanjutkan,” tegas Anggi, saat mendatangi pelantikan kubu Abu Nazar di Aula Kantor Bupati Kampar, Kamis 25 Maret 2021 siang.

Anggi menjelaskan, rekonsiliasi ialah tindakan agar semua kembali seperti semula, pemulihan organisasi, menyelesaikan perbedaan antara dua kubu.

“Yang terjadi saat ini bukan rekonsiliasi namanya, ini tidak sesuai dengan kesepakatan mediasi,” terang Anggi.

Pelantikan tak lancar hingga akhir, kubu Abu Nazar belum sempat disumpah dikarenakan situasi tak kondusif.

Abu Nazar dengan cepat mic untuk berpidato dan mengibarkan bendera petaka, lalu pihaknya menganggap bahwa pelantikan telah selesai.

Saat dikonfirmasi wartawan, Abu Nazar mengakui pengurus KNPI dari pusat hingga daerah terbagi-bagi (dualisme).

“Perlu kita ketahui, bahwa pengurus KNPI dari jakarta hingga di daerah itu terbagi-bagi,” cetusnya.

Ketika ditanya mengenai batas usia untuk menjabat di KNPI, pihaknya menjawab kebijakan itu sudah diselesaikan oleh Steering Committee (SC).

“Proses Musda sudah selesai, itu SC yang jawab, ini adalah pelantikan, tidak ada persoalan anggaran dasar. Kalau ada penyimpangan silahkan buktikan di pengadilan, terkait rekonsiliasi saya adalah orang yang paling sepakat,” tutup Abu Nazar. (Dika/DW)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer