Rabu, Maret 11, 2026
BerandaRegionalKamparAnggi Sebut KNPI Kubu Abu Nazar Diduga Melanggar ADRT/ART

Anggi Sebut KNPI Kubu Abu Nazar Diduga Melanggar ADRT/ART

Kampar (Nadariau.com)- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kubu Febio Anggriawan berkeyakinan, pengurus KNPI tandingan dibawah pimpinan Abu Nazar melanggar mekanisme pemilihan dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Anggi merasa prihatin dengan kondisi ini.

Apalagi melihat kenyataan bahwa di Kabupaten/Kota lain belum terlihat ada dualisme.

”Saat kami Musda pada Februari tahun lalu dihadiri seluruh organisasi kepemudaan (OKp) full sebanyak 21 pengurus kecamatan, bagaimana aturan ini dilanggar kubu sebelah. Kami prihatin dengan kondisi ini, kalau jadi dilantik KNPI itu, kami ingin bertanya bagaimana posisi pemerintah dalam hal ini. Apakah melakukan pembenaran terkait hal ini? Kalau itu dilakukan, ini akan menjadi preseden buruk dalam pengembangan organisasi kepemudaan di daerah ini,” sebut Anggi.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap mekanisme ini dan akan mengambil tindakan terkait hal ini.

KNPI kubu Anggi akan mengumpulkan OKp seluruh Kabupaten Kampar, untuk menyampaikan bahwa hak-hak mereka dikangkangi. Kubu Anggi akan merencanakan langkah-langkah pencegahan secara bersama-sama.

”Kami dengan tegas akan menghadang dan mencegah pelantikan karena sudah tidak sesuai dengan mekanisme dan AD/ART. Apabila kubu sebelah itu tetap bersikeras melanjutkan pelantikan, kami akan menempuh jalur yang sesuai aturan dan perundang-undangan untuk mencegah ini. Langkah-langkah apa yang akan kami ambil, segera akan kami diskusikan dengan seluruh OKP untuk hal itu,” sebut Anggi.

Sementara itu Waka Bidang OKK KNP Kampar Ahmat Efendi Siregar menambahkan, untuk melaksanakan pemilihan maka ada mekanisme kepesertaan OKp itu minimal 50 + 1 kepesertaan.

Dirinya yakin aturan ini tidak dilakukan kubu Abu Nazar. Dirinya menilai pemilihan KNPI tandingan tersebut sebagai pembodohan bagi generasi muda yang aktif berorganisasi. Dirinya juga menyinggung soal maksimal umur bagi pengurus KNPI yang maksimal 40 tahun, apalagi Abu Nazar sudah melewati usia tersebut.

”Kalau ingin bernamika, bernamikalah berdasarkan aturan. Jangan semua aturan organisasi dilanggar demi kepentingan, ini sebuah pembodohan. Kita harus memahami, mau berapa kubupun di pusat, Anggaran Dasarnya cuma satu, jangan karena ingin kekuasaan kita menggebu-gebu melanggar semua aturan, bahkan mengangkangi AD/ART,” sebut Ahmat.

Sejumlah Ketua OKp yang hadir dalam jumpa pers petang tersebut juga menolak keras upaya-upaya pelanggaran mekanisme yang ada di tubuh KNPI Kampar. Apalagi sampai ada kubu yang berani melanggar AD/ART. Ketua GMPPK Kampar Aulia Rahmi Utari merasa tidak ada OKp di Kampar yang mengikuti alur berorganisasi yang salah.

”Kami sebagai Ketua OKp kami merasa dikangkangi, ini mencoreng wajah kami dengan cara-cara bodoh seperti itu seluruh OKp yang hadir pada Musda, dengan bukti daftar absensi dan SK, akan menggelar pernyataan bersama kalau ada klaim dari kubu sebelah,” ungkap Aulia.

Aulia mengaku siap konfrontasi kalau ada yang mengaku Pengurus OKp yang berada KNPI kubu Anggi. Mereka siap adu SK dan siap saling konfrontir siapa Ketua OKp Provinsi hingga Pusat. Dirinya berharap hanya ada satu KNPI Kampar, hingga ada harmoni persatuan di tubuh kepemudaan di Kabupaten Kampar.

Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan KNPI Kampar Eko Maitimo akan berpegang pada aturan dan kebenaran.

”Kalau pemilihan saja mereka tidak mengikuti mekanisme yang benar dan melanggar AD/ART, artinya mereka ini abal-abal. Kalau mereka bersikeras, kami siap membubarkan. Kita kembali kepada aturan saja, jangan ditabrak, jangan beri pelajaran buruk bagi generasi muda kita di Kampar,” ujar Eko.

Sementara itu KNPI Kampar kubu Abu Nazar memastikan, pelantikan akan tetap dilaksanaka di tengah isu pelanggaran mekanisme pemilihan maupun pelanggaran AD/ART organisasi. Ketua terpilih Abu Nazar memastikan pelantikan tetap akan dilangsungkan.

”Pelantikan akan dilaksanakan besok (hari ini, red), di Aula Kantor Bupati Kampar,” tegas Abu Nazar. (Rilis/ Auranews/***)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer