Pekanbaru (Nadariau.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Senapelan terus memperketat pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok (sembako) di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga.
Monitoring sembako kembali dilakukan personel Polsek Senapelan, Selasa (15/9/2026). Petugas turun langsung menyambangi sejumlah toko sembako di Kecamatan Senapelan untuk mengecek ketersediaan stok, memantau perkembangan harga serta memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar.
Kegiatan tersebut dipimpin Aiptu Aristam S bersama Bripka Herman. Dalam pelaksanaannya, personel mendatangi Toko Sembako Alfa Risky di Jalan Kulim dan Toko Sembako Regar di Jalan Sidomulyo.
Sejumlah komoditas menjadi perhatian dalam monitoring tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, tepung hingga kebutuhan pokok lainnya yang menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat.
Selain melakukan pengecekan langsung, personel juga berdialog dengan para pedagang untuk memperoleh informasi mengenai kondisi pasokan, kelancaran distribusi serta perkembangan harga sembako di tingkat pengecer.
Hasil monitoring menunjukkan, stok bahan kebutuhan pokok di kedua toko tersebut masih tersedia dalam kondisi aman dan mencukupi. Sementara itu, harga sejumlah komoditas relatif stabil dan belum ditemukan adanya kenaikan yang signifikan.
Kapolsek Senapelan mengatakan, monitoring tersebut merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah berbagai persoalan yang dapat mengganggu stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami ingin memastikan stok bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik. Kehadiran Polri di lapangan juga untuk memastikan distribusi sembako berjalan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap jumlah stok, tetapi juga mencakup perkembangan harga dan jalur distribusi. Monitoring akan dilakukan secara rutin guna mengetahui lebih cepat apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan.
“Jika ditemukan indikasi kelangkaan, gangguan distribusi maupun kenaikan harga yang tidak wajar, kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil langkah penanganan,” tegasnya.
Kapolsek juga mengimbau para pedagang agar bersama-sama menjaga kelancaran distribusi dan tidak melakukan praktik perdagangan yang dapat merugikan masyarakat.
“Monitoring ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.
Polsek Senapelan memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan deteksi dini dan pemantauan langsung, potensi gangguan pasokan maupun gejolak harga diharapkan dapat segera diketahui dan diantisipasi.
Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga stabilitas kebutuhan pokok, mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Senapelan.(sony)


