Pekanbaru (Nadariau.com) – Dewan Pendidikan Provinsi Riau pada tahun ini kembali menggelar puncak acara Anugerah Pendidikan Provinsi Riau 2026. Acara tersebut berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (20/5/2026).
Pada Tahun ketiga di 2026 ini, terdapat 7 kategori dengan sejumlah nominasi untuk tiap kategori, yakni kategori Guru SLB Terbaik, kategori ekstrakurikuler pilihan tingkat SMA/SMK/MA dan Kategori Tokoh Pendidikan dengan pengabdian seumur hidup. Kemudian, ada kategori Guru Daerab Terpencil Terbaik, Siwa SMA/SMK/MA terbaik, siswa SLB terbaik, serta kategori sanggar Melayu pilihan.
Adapun penerimanya, untuk kategori Guru SLB terbaik yaitu Febri Yani seorang guru di SLB Pelalawan. Untuk kategori ekstrakurikuler pilihan yaitu Tim Riset Man I Kuansing (Mantist) dan kategori tokoh pendidikan dengan pengabdian seumur hidup, yaitu KH Muhammad Mursyid, serta Kategori Sanggar Melayu Pilihan yakni Sanggar Tari Gelora Seni 9 dari SMAN 9 Kota Pekanbaru.
Selanjutnya, untuk kategori guru daerah terpencil terbaik yakni Rosmiatin seorang guru Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Rupat Utara. Untuk kategori siswa SLB terbaik diberikan kepada Wardatul Jannah siswa SLBN Indragiri Hulu, serta Taqwa Permata Sholehah SLBN Kota Pekanbaru dan Muhammad Kevin SLBN Pekanbaru serta Tora Arifandi siswa SLBN Bangkinang Kota.
Untuk kategori siswa berprestasi tingkat SMA/SMK/MA diberikan kepada tiga penerima, yakni Pasya Dwiyandra Marja dari SMAN 8 Pekanbaru, Salwa Khalidah dari SMKN 1 Kota Dumai dan Zafran Prayata Wiza dari MAN 2 Kota Pekanbaru.
Penerima penghargaan Guru Daerah Terpencil Terbaik, Rosmiatin seorang guru Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Rupat Utara mengatakan, bahwa dengan adanya acara anugerah pendidikan di Provinsi Riau ini bertujuan untuk dapat mencetak anak-anak yang berkualitas dan motivasi yang kuat bagi pengelola pendidikan untuk memajukan pendidikan di Provinsi Riau.
“Kami guru dari daerah terpencil ini merasa sangat senang karena diperhatikan oleh pemerintah. Alhamdulillah dapat penghargaan sebagai Guru Daerah Terpencil Terbaik, tentunya kami berharap dengan penghargaan ini makin banyak sekolah yang dapat meraih prestasi, bersama kita bekerja keras untuk memajukan pendidikan khususnya di Kabupaten Bengkalis,” harap Rosmiatin saat menerima penghargaan tersebut.
Sementara itu, penerima penghargaan Guru SLB terbaik, Febri Yani seorang guru dari SLB Pelalawan turut mengungkapkan, rasa terima kasihnya dan selalu berharap tenaga pendidikan di Provinsi Riau terus memberikan dedikasi terbaiknya agar dapat mencetak penerus bangsa yang berkualitas.
“Tentunya dedikasi dan kontribusi kita terhadap pendidikan sangat penting, jadi saya tidak akan berbangga diri dengan cepat akan penghargaan yang saya dapatkan hari ini. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 tentu perlu kerjasama baik antara kami guru disekolah, orang tua di rumah dan perhatian pemerintah sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap anak bangsa,” ucap Febri Yani.
“Saya harap komitmen ini akan terus berjalan dan kedepannya pendidikan di Riau dapat maju serta mencetak generasi emas sesuai harapan kita semua ,” harapnya.
Seluruh pemenang mendapatkan sebuah trofi, sertifikat, dan juga hadiah berupa uang tunai. Hadiah diberikan secara simbolis oleh Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Junaidi juga perwakilan dari CSR seperti Pertamina Hulu Rokan, BRK Syariah, Baznas Provinsi Riau dan sebagainya yang turut serta memberikan apresiasi kepada para pemenang.(sony)


