Pekanbaru (Nadariau.com) – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) memberikan apresiasi atas keberhasilan Polda Riau dalam mengungkap peredaran gelap narkotika sepanjang periode Januari hingga April 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP GRANAT Henry Yosodiningrat, yang menilai capaian Polda Riau sebagai prestasi yang spektakuler sekaligus mencerminkan kinerja penegakan hukum yang profesional dan terukur.
“Berdasarkan laporan Departemen Hukum dan Monitoring Penegakan Hukum DPP GRANAT, sepanjang Januari hingga April 2026, Polda Riau beserta jajaran berhasil mengungkap 1.026 kasus dengan 742 tersangka. Ini adalah capaian yang sangat signifikan dan patut diapresiasi,” ujar Henry dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, dalam pengungkapan tersebut, aparat berhasil menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar yang menunjukkan skala serius peredaran narkoba di wilayah Riau.
Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 77,22 kilogram, heroin 23,27 kilogram, ekstasi sebanyak 46.795 butir, ganja 28,69 kilogram, psikotropika jenis Happy Five sebanyak 10.111 butir, Atomidate sebanyak 592 botol, serta Happy Water sebanyak 440 paket.
Menurut Henry, capaian tersebut sekaligus mengindikasikan bahwa Polda Riau mampu membaca dan mengantisipasi jalur masuk narkotika, khususnya melalui wilayah pesisir Provinsi Riau yang terhubung dengan jalur perairan internasional.
“Ini menunjukkan bahwa Polda Riau sangat jeli melihat adanya jalur masuk narkotika melalui wilayah pesisir, terutama yang terhubung dengan wilayah Rokan Hilir. Dari data yang kami terima, terdapat 51 kasus dengan 77 tersangka yang berkaitan dengan jalur tersebut,” katanya.
Lebih jauh, Henry menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan capaian penindakan, tetapi juga menunjukkan kesungguhan, profesionalitas, dan komitmen kuat jajaran Polda Riau dalam mendukung arah kebijakan nasional, khususnya dalam implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Ia mengutip penegasan Presiden bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa, sehingga tidak boleh ada toleransi terhadap pelaku, serta diperlukan tindakan tegas terhadap aparat yang bermasalah dan sinergi seluruh elemen bangsa dalam pemberantasan narkoba.
“Presiden telah menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi generasi bangsa. Karena itu, tidak boleh ada toleransi terhadap pelakunya. Selain itu, diperlukan tindakan tegas dan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi serta dukungan terhadap penguatan rehabilitasi,” ujarnya.
Henry juga menilai, keberhasilan Polda Riau menjadi semakin penting mengingat karakter kejahatan narkotika yang bersifat terorganisir, sistematis, dan terus berkembang dengan berbagai modus operandi.
“Kejahatan narkotika adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang terorganisir dan dilakukan secara sistematis dengan modus yang terus berubah. Oleh karena itu, pengungkapannya memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi, bahkan melebihi kejahatan lainnya,” kata Henry.
Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan Polda Riau dinilai tidak semata-mata represif, tetapi juga strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkotika dari hulu hingga hilir.
“Ini menunjukkan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya penindakan, tetapi juga strategi yang lebih luas untuk memutus jaringan. Ini yang membuat capaian tersebut menjadi sangat penting,” jelasnya.
Atas capaian tersebut, GRANAT menilai kinerja Polda Riau sebagai prestasi yang membanggakan dan layak mendapatkan apresiasi luas dari seluruh elemen masyarakat.
“Keberhasilan ini tentu merupakan hasil dari kerja keras yang profesional dan cerdas. Oleh karena itu, layak untuk diapresiasi oleh semua pihak, termasuk GRANAT yang mewakili masyarakat,” ujar Henry.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Polda Riau beserta seluruh jajaran atas dedikasi dan pengabdian dalam menyelamatkan bangsa dari bahaya narkotika.
“Atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba, kami menyampaikan penghargaan yang tinggi disertai ucapan terima kasih,” tutupnya.(sony)


