Senin, Agustus 17, 2026
BerandaRegionalPekanbaruUpacara Peringatan HUT RI ke-81 di Sekolah Kalam Kudus Pekanbaru: Refleksi Kemerdekaan...

Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Sekolah Kalam Kudus Pekanbaru: Refleksi Kemerdekaan dalam Dunia Pendidikan

PEKANBARU – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sekolah Kristen Kalam Kudus (SKKK) Pekanbaru, Senin (17/8/2026). Upacara yang digelar di lapangan sekolah ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta segenap jajaran guru dan karyawan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Direktur Pelaksana (Dirpel) SKKK Pekanbaru, Wardiyastuti, S.PAK., dalam amanatnya mengajak seluruh warga sekolah untuk memaknai kemerdekaan dengan sudut pandang yang lebih mendalam, khususnya dalam konteks dunia pendidikan.

Dalam sambutannya, Wardiyastuti merefleksikan sejauh mana makna kemerdekaan telah dirasakan dalam dunia pendidikan saat ini. Ia mempertanyakan apakah sistem pendidikan sudah benar-benar memerdekakan siswa, atau justru masih terjebak pada beban administratif, tekanan mental, hingga ancaman perundungan (bullying).
WhatsApp Image 2026-08-17 at 12.02.37 (1)
“Kemerdekaan sejati bukanlah sekadar terbebas dari penjajahan fisik. Kemerdekaan sejati adalah ketika setiap anak bangsa dapat mengenyam pendidikan layak tanpa rasa takut, merdeka berpikir, berkreasi, dan bertumbuh menjadi pribadi yang berintegritas,” tegas Wardiyastuti.

Ia menekankan bahwa pendidikan yang memerdekakan adalah pendidikan yang mampu menuntun akal budi, mengasah nurani, serta memuliakan harkat dan martabat manusia.
WhatsApp Image 2026-08-17 at 12.02.37 (2)
Sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai Kristiani, Wardiyastuti mengingatkan seluruh komunitas sekolah untuk menjadikan kemerdekaan sebagai tanggung jawab untuk saling melayani. Merujuk pada Kitab Galatia 5:13, ia berpesan agar kebebasan yang dimiliki tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk melayani sesama dengan kasih.

Kepada para guru, ia berpesan agar menjadikan profesi pendidik sebagai ladang pelayanan kasih. Sementara kepada para siswa, ia mendorong untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai guru, menyayangi sesama teman, serta menjauhi segala bentuk kekerasan.
WhatsApp Image 2026-08-17 at 12.02.39
Di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman yang tidak mudah, Wardiyastuti mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak kehilangan pengharapan. Ia menekankan pentingnya membawa bangsa Indonesia dalam doa agar para pemimpin bangsa diberikan hikmat untuk memulihkan ekonomi dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat bagi bangsa yang mau merendahkan diri, bekerja jujur, dan berbuat kebajikan,” tutupnya dalam amanat upacara.

Sebagai penutup pidato yang membakar semangat, Wardiyastuti menyampaikan pantun:
Burung cendrawasih terbang tinggi,
Hinggap sebentar di pohon kelapa.
Mari kobarkan semangat juang di dalam hati,
Menuju Indonesia jaya dan sejahtera.
WhatsApp Image 2026-08-17 at 12.02.39 (1)
Setelah rangkaian upacara formal selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan kreatif dari para siswa, mulai dari pembacaan puisi, pidato, operet, hingga pertunjukan tarian yang semakin memeriahkan perayaan HUT RI ke-81 di lingkungan SKKK Pekanbaru. (Erwin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer