Sabtu, Januari 17, 2026
BerandaHeadlineLewat Trauma Healing, Polda Riau Pulihkan Senyum Anak-Anak Agam

Lewat Trauma Healing, Polda Riau Pulihkan Senyum Anak-Anak Agam

Agam (Nadariau.com) – Polda Riau menggelar kegiatan trauma healing terakhir dalam rangkaian misi kemanusiaan yang sudah berjalan sejak 30 November 2025, pascabencana galodo di Kabupaten Agam, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan ini berlangsung di SMPN 3 Palembayan dan SDN 020 Gumarang, Kecamatan Palembayan, dengan menghadirkan kembali tawa dan semangat bagi para penyintas, terutama anak-anak dan ibu-ibu.

Dipimpin langsung Kepala SPN Polda Riau, Kombes Indra Duaman, sebanyak 30 konselor dari Bagian SDM Polda Riau dan Himpunan Psikologi (HIPSI) Riau bekerja membantu pemulihan mental warga terdampak bencana. Total 130 anak dan 9 ibu-ibu mengikuti kegiatan dengan antusias.

Di Posko Trauma Healing SMPN 3 Palembayan, sekitar 30 anak larut dalam permainan interaktif yang dirancang khusus untuk memecah kebekuan pascatrauma. Permainan seperti ular naga, mencari kelompok, ular tangga, lomba bergoyang, hingga kuis berhadiah sukses membuat suasana kembali ceria. Anak-anak juga mendapatkan snack, susu, dan penguatan spiritual melalui kegiatan melanjutkan ayat pendek.

Kombes Indra menegaskan bahwa misi ini bukan sekadar kegiatan bermain, tetapi langkah strategis untuk memulihkan kestabilan emosional anak-anak.

“Kami berharap anak-anak di Kabupaten Agam, khususnya di Nagari Salareh Aia, bisa pulih kembali secara mental dan tidak terus dihantui trauma,” kata Kombes Indra.

Layar monitor 42 inci yang dibawa tim Polda Riau pun menjadi magnet tersendiri. Anak-anak terlihat sangat menikmati tontonan film kartun, terlebih di tengah kondisi jaringan internet yang belum stabil di lokasi bencana.

Untuk kelompok dewasa, khususnya ibu-ibu, para konselor membuka ruang curhat dan melakukan penilaian kebutuhan dasar. Mayoritas mengungkapkan kegelisahan terkait ketersediaan air bersih yang masih bergantung pada air hujan untuk mandi dan kebutuhan harian.

Kombes Indra menyebut respons warga menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan selama hampir dua pekan memberikan hasil positif. Senyum dan tawa mulai tampak dari wajah para penyintas.

Di sisi lain, Direktorat Samapta Polda Riau juga bergerak menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana di Kampung Bilih, Salareh Aia Barat. Ini menjadi bukti nyata bahwa Polri terus hadir dan memberi dukungan bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit dari musibah.

Trauma healing ini menjadi rangkaian penutup sebelum Polda Riau resmi mengakhiri misi kemanusiaannya pada Jumat (12/12/2025). Namun kehangatan, kepedulian, dan energi positif yang diberikan diharapkan akan terus meninggalkan jejak pemulihan bagi warga Palembayan.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer