Senin, Maret 16, 2026
BerandaHeadlineTokoh Riau Ingatkan, Seleksi Direktur PT BSP Harus Transparan dan Profesional

Tokoh Riau Ingatkan, Seleksi Direktur PT BSP Harus Transparan dan Profesional

Pekanbaru (Nadariau.com) – Proses seleksi jabatan Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) kini menjadi sorotan publik di Riau. Penentuan sosok pemimpin baru perusahaan minyak daerah ini dinilai sangat krusial dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis, PT BSP memegang peranan penting dalam menopang perekonomian Riau, khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas).

Tokoh masyarakat Riau yang juga Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Riau (FKMR), Dr. drh Chaidir, M.M., menegaskan bahwa perusahaan daerah sebesar BSP harus dipimpin oleh figur yang benar-benar kompeten, profesional, dan berpengalaman di bidangnya.

“Selama ini BSP itu merugi dengan berbagai macam masalah, mulai dari persoalan pipa hingga pembukuan. Ini jelas masalah manajerial. Jadi ke depan dibutuhkan orang yang punya kompetensi di bidang itu,” tegas Chaidir, Rabu (15/10/2025).

Chaidir menilai, pemimpin BSP tidak cukup hanya memiliki latar belakang politik atau kedekatan dengan pejabat. Figur yang ideal, kata dia, harus memahami industri migas secara mendalam, menguasai manajemen korporasi modern, serta mampu menerapkan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi BSP ke depan semakin kompleks. Perusahaan membutuhkan sosok yang mampu melakukan pembenahan struktural dan membawa BSP kembali menjadi BUMD yang sehat, efisien, dan menguntungkan.

“Sebagai BUMD, PT BSP sangat dibutuhkan dalam mendukung perekonomian daerah. Kalau perusahaannya dikelola dengan baik, dampaknya akan luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Chaidir juga mengingatkan, kesalahan dalam memilih direktur berpotensi memperpanjang persoalan internal, menghambat investasi, bahkan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Karena itu, ia menekankan pentingnya proses seleksi yang terbuka, transparan, dan berbasis merit. Biasanya, lanjutnya, panitia seleksi (pansel) sudah dibentuk secara khusus untuk menilai kompetensi para kandidat sebelum ditetapkan.

“Jangan sampai proses ini terkesan hanya formalitas. BSP harus diselamatkan dengan memilih orang yang tepat,” tutup Chaidir.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer