Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebagai bagian dari komitmen terhadap lingkungan, maka Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah menanam 500 bibit pohon yang terdiri dari bibit durian dan matoa, di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Sabtu (07/09/2024) kemaren.
Penanaman bibit pohon ini merupakan kontribusi bandara dalam acara Pekan Penghijauan XXXIII yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau.
Kegiatan ini dihadiri oleh Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko, yang akrab disapa Oki, bersama tim relawan Gurila (Gunung, Rimba, Laut) Bandara SSK II Pekanbaru. Turut hadir pula Koordinator Program Studi Pendidikan Biologi Darmadi, para dosen, dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Riau.
Penanaman 500 bibit pohon ini memiliki tujuan yang mulia, yaitu sebagai upaya mitigasi perubahan iklim, mempercepat rehabilitasi hutan dan lahan, serta menjaga kelestarian biodiversitas, baik flora maupun fauna. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menanam dan merawat pohon, demi masa depan lingkungan yang lebih baik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat berkontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung pemulihan lingkungan. Semangat penghijauan ini penting untuk terus kita jaga bersama, karena masa depan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Kami bangga bisa berkolaborasi dengan Himaprodi Pendidikan Biologi Universitas Riau, para dosen, dan mahasiswa dalam kegiatan ini,” kata Radityo Ari Purwoko, Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, dalam rilis tertulisnya yang diterima wartawan, Minggu (08/09/2024).
Melalui sinergi antara pihak bandara, akademisi, dan masyarakat, diharapkan upaya rehabilitasi hutan dan lahan dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sejalan dengan tujuan menjaga keseimbangan alam serta menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Dengan kegiatan ini, Bandara SSK II Pekanbaru berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan terlibat aktif dalam upaya pelestarian alam. Penanaman pohon tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kualitas hidup generasi mendatang,” tutup Oki.(sony)


