Rabu, Juni 19, 2024
BerandaHeadlineKetua FABEM Riau: Kita Minta Polres Kuansing Tangkap Pemodal PETI di Sungai...

Ketua FABEM Riau: Kita Minta Polres Kuansing Tangkap Pemodal PETI di Sungai Geringging

Kuansing (NadaRiau.com) – Ketua Forum Alumni Badan Exsekutif Mahasiswa (FABEM) Riau, Heri Guspendri meminta Polres Kuantan Singingi segera melakukan penertiban dan menangkap pemodal belasan rakit Penabangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beraktifitas bebas di Sungai Geringing, Desa Pebaun, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi yang mengalir langsung ke bendungan Danau Kebun Nopi.

Diduga, keberadaan belasan rakit PETI tersebut menjadi penyebab keruh dan tercemarnya air di Bendungan Danau Kebun Novi, hal tersebut membuat masyarakat dan juga atlit dayung merasa terganggu untuk beraktivitas di Danau tersebut.

“Karena sudah mengganggu masyarakat dan atlit yang beraktifitas di Danau tersebut. Kami FABEM Riau meminta Kapolres untuk penertiban dan menangkap pelaku dan pemodal PETI yang ada di hulu Sungai Geringing ini,” ungkap Heri Guspendri Kapada NadaRiau. Com, Kamis (16/05/2024).

Tidak hanya mengganggu aktifitas para Atlit dayung Kuansing untuk latihan di tempat tersebut, aktifitas penambangan ilegal tersebut juga sudah merusak lingkungan ekositem dan lingkungan sekitar. Bagaimana tidak, untuk meraup keuntungan pribadi, para cukong juga memakai alat berat untuk mempermudah rakit rakit petinya melakukan penambangan ilegal.

“Sungai Geringing intu muaranya ke Danau ini, jadi otomasti, air bercampur lumpur tanah hasil dompeng itu langsung ke sini. Apalagi merek untuk menyatukan biji emas nya memaki merkuri (Raksa) yang membuat kualitas air menjadi tercemar, jadi ini wajib di tertibkan,” jelas Heri.

Terkait permasalahan tersebut, pihaknya dari FABEM Riau akan terus memanta aktifitas PETI di kawasan Sungai Geringing tersebut, supaya tidak terus menerus beraktifitas melakukan aktivitas ilegal yang berdampak buruk terhadap lingkungan dan ekositem di Bendungan Danau Kebun Nopi tersebut. (Doni)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer