Selasa, Maret 3, 2026
BerandaIndeksHukrim2.005 Pengendara di Pekanbaru Terjaring Razia Selama 10 Hari Operasi Zebra LK...

2.005 Pengendara di Pekanbaru Terjaring Razia Selama 10 Hari Operasi Zebra LK 2023

Pekanbaru (Nadariau.com) – Operasi Zebra Lancang Kuning 2023 sudah memasuki hari kesepuluh sejak 04 hingga 13 September 2023. Dalam 10 hari tersebut, Satlantas Polresta Pekanbaru sudah melakukan penindakan terhadap 2.005 pelanggar lalu lintas.

Dari 2.005 pelanggar tersebut, 431 diantaranya mendapatkan sanksi tilang baik itu secara Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun ETLE Mobile.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri RP Siagian saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Lantas, Kompol Birgitta Atvina Wijayanti mengatakan, 431 pelanggar yang mendapat sanksi tilang tersebut rata-rata pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata.

“Para pengendara yang mendapat sanksi tilang rata-rata melakukan pelanggaran kasat mata diantaranya, tidak menggunakan helm, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang melanggar marka jalan serta pelanggaran kasat mata lainnya,” kata Kasat Lantas, Rabu (13/09/2023) petang.

Sementara itu, ada pula pelanggaran oleh pengemudi mobil. Pelanggaran terbanyak pada roda empat ini adalah tidak menggunakan safety belt.

“Serta menggunakan handphone saat mengemudi,” kata Kompol Birgitta.

Selain penindakan tilang, tambah Kasat, pihaknya juga melakukan teguran terhadap para pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas.

“Tercatat, ada sebanyak 1.574 pelanggar yang kita beri teguran,” katanya.

Sementara, untuk angka kecelakaan lalulintas selama Operasi Zebra Lancang Kuning 2023 sebanyak 3 kasus kecelakaan yang terjadi.

“Tiga kasus kecelakaan tersebut terjadi diawal-awal pelaksanaan operasi zebra kemaren,” kata Kasat Lantas.

Kasat mengungkapkan, selain melakukan tindakan penilangan melalui ETLE, petugas juga membagikan helm kepada pengendara yang tertib. Petugas akan membagikan helm kepada pengendara tertib yang helmnya tidak layak atau yang sudah jelek.

Selain itu, dalam razia ini pihaknya lebih mengedepankan kegiatan preemtif yakni dengan melakukan imbauan dan edukasi kepada pengguna jalan dengan cara membagikan brosur, stiker dan leaflet serta menggunakan papan imbauan yang bertemakan tertib berlalu lintas.

“Operasi zebra ini digelar untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta untuk menekan angka kecelakaan lulintas,” ungkapnya.

Menurut kasat lantas hal tersebut sesuai dengan tujuan operasi zebra yaitu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di Kota Pekanbaru.

“Jika masyarakat tertib dan tidak melakukan pelanggaran maka angka kecelakaan akan menurun. Karena salah satu faktor penyebab kecelakaan adanya pelanggaran,” katanya.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer