Pekanbaru (Nadariau.com) – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, hingga saat ini sudah memeriksa 20 orang saksi terkait insiden Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis.
Hal ini sesuai yang disampaikan Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Teguh Widodo. Kombes Teguh merincikan, dari 20 orang tersebut, 16 orang saksi di periksa di Dumai dan 4 orang saksi di periksa di Bengkalis.
“Terkait Karhutla di Dumai dan Bengkalis masih dalam penyelidikan kami. Siapa pelaku insiden Karhutla masih dalam penyelidikan,” kata Kombes Pol Teguh Widodo kepada wartawan, Kamis (04/05/2023) usai acata halal bihalal di Mapolda Riau.
Selanjutnya, sebanyak 20 orang saksi sidah diperiksa dan dimintai keterangan.
“Kita juga sudah mengundang Saksi ahli dari IPB, Prof Bambang Heru untuk mendalami perkara ini,” kata Kombes Teguh.
Hingga saat ini, Polda Riau masih belum memutuskan siapa pelaku yang terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan di Dumai dan Bengkalis.
“Sementara insiden Karhutla mengarah ke Perorangan dan milik kelompok tani disana,” pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, Saat Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal melakukan peninjauan, Ia menyebutkan tim tidak mengalami kendala apapun tentang air.
Dirinya hanya menyebutkan kendala yang dihadapi hanya lokasi tempuh serta medan gambut membuat yang membuat tim kesulitan memadamkan api.
“Kesulitan paling lahan gambut, kondisi air cukup. Kesulitan kita akses ke lokasi dan pendinginan butuh waktu lama,” tegas Irjen Iqbal kepada awak media.(sony)


