Polresta Pekanbaru Bongkar Home Industri Pembuatan Pil Ektasi di Pangeran Hidayat

Pekanbaru (Nadariau.com) – Anggota Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, Sabtu (21/01/2023) malam kemaren, sekitar pukul 23.50 Wib, berhasil membongkar Home Industri pembuatan Pil Ektasi yang berada di Jalan Pangeran Hidayat, Gang Assalam, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru.

Dalam penggrebekan tersebut petugas berhasil mengamankan bahan baku pembuatan pil ekstasi dengan berat kotor seberat 53,21 gram serta 73 butir ekstasi siap edar beserta alat pencetak Pil Ektasi. Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AR (58) serta seorang wanita berinisial PY (46).

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Narkoba, Kompol Manapar Situmeang membenarkan informasi penggrebekan Home Industri pembuatan Pil Ektasi di lokasi tersebut.

“Benar namun saat ini kita masih melakukan pengembangan, untuk sementara baru satu orang kita tetapkan sebagai tersangka dan perannya hanya sebagai pengedar,” kata Kompol Manapar, Selasa (24/01/2023) malam.

Manapar menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal saat anggota Satresnatkoba Polresta Pekanbaru melakukan pengembangan kasus narkotika jenis pil ektasi sebanyak 60 butir yang ditangkap pada Sabtu (21/01/2023) malam lalu, sekitar pukul 19.00 Wib di Gang Asalam tak jauh dari TKP.

“Team kita melakukan pengembangan di Jalan Pangeran hidayat, Gang Assalam tak jauh dari TKP dan berhasil mengamankan tersangka AR serta seorang perempuan berinisial PY, Kemudian dilakukan penggeledahan badan namun tidak ditemukan barang bukti,” kata Manapar.

Selanjutnya, tambah Manapar, dilakukan penggeledahan disekitar TKP dan ditemukan alat cetak pil ektasi dan bahan baku narkotika jenis pil ekstasi bentuk serbuk serta 73 butir narkotika jenis pil ekstasi siap edar didalam rumah kosong yang berada didepan rumah tersangka AR.

“Setelah di Introgasi tersangka AR mengaku barang bukti tersebut miliknya yang dibuat serta dicetak oleh dirinya sendiri,” tambah Manapar.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolresta Pekanbaru guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatannya tersangka kita jerat dengan pasal 114 jo 112 serta pasal 113 Undang-undang No 35 tahun 2009 Tentang narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” tutup Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru.(sony)

 21 total views