Jumat, Maret 13, 2026
BerandaRegionalKamparTuntut Kades Mundur, Warga Desa Sungai Harapan Datangin Kantor Camat

Tuntut Kades Mundur, Warga Desa Sungai Harapan Datangin Kantor Camat

Kampar (nadariau) – Puluhan warga Desa Sungai Harapan mendatangi Kantor Kecamatan Kampar Kiri, Lipat Kain dalam menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Adius, mereka menilai, Kepala Desa tidak transparan dalam penggunaan anggaran, baik itu Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD) serta bantuan pemerintah lainnya, Rabu (08/06/2022).

Pantauan wartawan dilapangan masyarakat Desa Sungai Harapan beserta Ninik Mamak, tokoh adat dan lainnya disambut baik Camat Kampar Kiri, H Marjanis, SE dalam menyampaikan aspirasi dan tuntutannya di aula kantor camat.

Terlihat di aula rapat dalam keadaan pintu tertutup dan dikunci. Rapat dipimpin camat beserta staf lainnya, dalam menyampaikan aspirasi dan tuntutan perwakilan dari masyarakat, Datuk Sinaro Kayo, Asrul serta datuk lainnya dan elemen masyarakat yang bersifat terbatas dalam aula rapat.

Saat dikonfirmasi wartawan setelah melakukan mediasi dengan perwakilan masyarakat, Camat Kampar Kiri, H Marjanis mengatakan, pihak kecamatan akan mencari solusi yang terbaik, sehingga polekmik ini mendapatkan titik terang.

Rapat ini sudah dua kali kita laksanakan, pertama pihak Kepala Desa Adius sudah kita panggil, Alhamdulilah beliau persuasif datang untuk memberikan keterangannya.

Kedua pada hari ini, masyarakat Sungai Harapan beserta ninik mamak dan tokoh masyarakat datang dengan baik dan sangat mengapresiasi kondusifnya para warga dalam mengikuti rapat ini.

Terhadap Mosi tidak percaya kepada Kepala Desa Adius adapun langkah-langkah kedepannya yang kita ambil, pihaknya hanya bisa mediasi, tentu ada jalur yang ditempuh seperti memberitahukan kepada Dinas Pemdes bahkan sampai tingkat Pj Bupati Kampar dan pihak terkait lainnya.

Ditambahkan Ninik Mamak Datuk Sinaro Kayo, Asrul
petisi mosi tersebut diharapkan dapat menjadi pertimbangan atas kepempinan Adius selaku Kades, atas nama masyarakat sudah tidak percaya lagi dipimpin Kades seperti ini.

Selain itu, kata Asrul, warga menilai Kades diduga tidak transparan dalam mengelola anggaran, baik itu Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD) dan anggaran lainnya.

Sesuai peraturan undang undang yang berlaku kita meminta kepada pihak terkait dapat menyelesaikan polemik ini, sehingga warga mendapatkan tingkat kepuasan terhadap pelayanan publik Kecamatan Kampar Kiri.

Tampak raut wajah warga yang berjuang berharap mendapatkan titik jelas sehinga tidak berlarut-larut mendapatkan jawaban serta tidak berbelit-belit.

Asrul berharap permasalahan dapat diselesaikan pihak kecamatan dengan kepala dingin.

“Apabila langkah kami benar berikan dukungan, apabila salah jangan sungkan tegur kami selaku masyarakat yang memperjuangkan tuntutan ini.” ucapnya. (rls/Erwin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer