Dumai (Nadariau.com) – Gubernur Riau Syamsuar menghadiri acara pembukaan Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka. Sebelumnya, pelabuhan internasional ini sudah dibuka oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM, Kamis (5/5/2022).
Dengan dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka, dalam rangka mendukung pariwisata berkelanjutan pada masa pandemi Covid-19. Syamsuar berharap pelabuhan ini dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Dumai.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah RI yang telah mengizinkan dibukanya kembali Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka. Dengan dibukanya pelabuhan hari ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau khusunya masyarakat Kota Dumai,” kata Syamsuar di Terminal Penumpang Internasional PT Pelindo I Dumai.
Syamsuar melihat dengan dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka akan meningkatkan jumlah wisata di Riau, sehingga akan membangkitkan ekonomi daerah terutama ekonomi kreatif, kuliner, perhotelan, dan lainnya.
Pembukaan kembali Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka juga dinilai sebagai salah satu bentuk pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.
“Hikmah dari dibukanya pelabuhan ini yakni dapat meningkatkan ekonomi yang ada di daerah baik Dumai ataupun Riau, dengan adanya Covid-19 diaharapkan dapat meningkatkan pemulihan ekonomi, ini juga bagian pemulihan ekonomi,” jelas Syamsuar.
“Karena kunjungan wisata, sekaligus adanya kegiatan usaha yang bisa dimanfaatkan para wisatawan kesini akan membangkitkan ekonomi daerah terutama ekonomi kreatif, usaha kuliner, usaha perhotelan, dan lainnya,” tambahnya.
Selain jalur laut, Gubernur Syamsuar mengatakan pihaknya akan tetap memperjuangkan dibukanya jalur udara oleh Pemerintah Pusat, yang mana itu juga sangat dibutuhkan investor yang ada di Riau.
“Jalur udara belum dibuka, akan tetap kita perjuangkan. Apalagi jalur udara sangat diharapkan oleh para investor yang ada di Riau, karena mereka punya banyak mitra diluar negeri,” pungkas Syamsuar.
Sementara, pelayaran perdana kapal penumpang menuju Malaka dilepas langsung Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersama sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Konsulat Malaysia Pekanbaru, Wan Nurshima Wan Jusoh. Seremonial pelepasan dilakukan di Terminal Penumpang Internasional PT Pelindo I Dumai.
Pada kesempatan tersebut Gubri menyampaikan harapannya,dengan dibukanya kembali pelayaran internasional dari dan ke Riau melalui Dumai, ekonomi makin menggeliat. Semakin banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Riau. Begitu pun para investor. Kepada semua petugas di pelabuhan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap warga negara jiran yang datang ke Riau.
“Antusias masyarakat Malaysia untuk datang ke Riau juga sangat besar. Kami dapat info, sekarang tiket kapal dari Melaka ke Dumai sudah habis terjual. Kapal sudah penuh,” tambahnya.
Dijelaskan Gubri, penumpang kapal sekitar 250 orang. Pihaknya juga sedang berusaha agar tidak hanya rute pelayaran yang dibuka, tapi juga penerbangan internasional. Izin penerbangan ini, kata Gubri, tidak saja dari Kemenhub, tapi juga Satgas Covid Pusat dalam hal ini BNPB, termasuk Kemenkumham (imigrasi).
“Untuk aturan di Negri Jiran Malaysia, Pergi dan pulang dari luar negeri, sesuai aturan terbaru juga semakin mudah. Cukup mendapat vaksin kedua atau booster tanpa perlu pemeriksaan antigen atau PCR,” ujar Syamsuar. (Advetorial)


