DPD Parindra Riau Datangi Mapolda Terkait Dugaan Korupsi di Sekwan DPRD Pekanbaru Rp22 M

Pekanbaru (Nadariau.com) – DPD Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (Parindra) Provinsi Riau mendatangi Mapolda Riau untuk menyampaikan tuntutan terkait dugaan Korupsi Anggaran Publikasi di Sekwan DPRD Kota Pekanbaru tahun 2019, yang nominalnya sangat Fantastis, yaitu mencapai Rp22 M.

Penyampaian tuntutan tersebut diterima oleh Pamenwas yang saat itu sedang bertugas, beliau menyampaikan tuntutan tersebut akan langsung disampaikan kepada seluruh pimpinan dan akan ditindak lanjuti.

Zulkasyim selaku Koordinator menyampaikan bahwa Parindra menaruh harapan besar kepada Kapolda Riau yang baru untuk tidak pilih-pilih dan berkomitmen tegas terhadap penegakan keadilan dan menuntasan korupsi di Provinsi Riau.

“Apalagi terkait dugaan korupsi dan Markup anggaran dana publikasi di Sekwan Pekanbaru 2019 tersebut, sebab hal ini menimbulkan kerugian negara yang tidak sedikit,” Sorak Zulkasyim, Kamis (6/12/2022).

Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Parindra didepan Mapolda tersebut adalah: Meminta Kapolda Riau Yang Baru Untuk Menuntaskan Dugaan Korupsi Anggaran Jumbo Yang Mencapai Rp22 M, Yaitu Anggaran Publikasi Media Tahun 2019 Lalu Di Sekwan Pekanbaru. Yang Mana Kasus Ini Diduga Telah Diselidiki pihak Polda Riau.

Namun Saat Ini Kami Tidak Mendengar Perkembangan terkait Kasus Ini, Hilang Senyap bak ditelan Bumi.

Meminta Kapolda Riau Baru Untuk Meriksa PPK, PPTK. Karena Diduga ada Kongkalikong dengan Oknum Wartawan tertentu dalam Menjalankan Anggaran Publikasi Media Tahun 2019 di Sekwan Pekanbaru.

Meminta Kapolda Riau yang baru lebih tegas terhadap para pelaku korupsi yang menyebabkan banyak kerugian Negara. Terkhusus terhadap pelaku dugaan korupsi Anggaran Publikasi di Sekwan Pekanbaru 2019 yang mencapai angka Rp22 M. Sebab kasus ini sampai saat ini belum selesai ditangani Polda Riau.

Selanjutnya, mendukung Kapolda untuk melakukan segala bentuk upaya membumi hanguskan Korupsi dibumi Lancang Kuning ini. Dan kami siap membersamai apabila dibutuhkan. Apalagi terkait penuntaskan dugaan korupsi di Sekwan Pekanbaru 2019.

“Dalam tuntutan tersebut banyak point-point penting yang kami sampaikan. Dan yang kami tunggu nantinya realisasi atau tindakan terhadap tuntutan tersebut. Sebab kami akan terus mengawal bagaimana perkembangan terhadap tuntutan yang kami sampaikan. Apakah sudah ada tindakan tegas dari Kapolda, kita lihat saja nanti,” ujar Kasyim.

Yang jelas kami akan terus mengawal sampai kasus dugaan korupsi sampai benar-benar ditangani sampai tuntas. Dan pekan depan kami akan kembali turun dengan Massa yang lebih banyak lagi datang ke Mapolda untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Sudah sejauh mana penanganan yang sudah dilakukan oleh pihak Polda Riau,” tegas Kasyim sebagai Penutup. (olo)