Dinsos Riau Lepas Tangan Anak Buruh Korban Konflik PT Padasa Enam Terlantar

Kampar (Nadariau.com) – Dinas Sosial Provinsi Riau seolah lepas tangan dengan nasib lima puluh anak korban konflik perusahaan PT Padasa Enam Utama dengan mantan buruh.

Saat ini, lima puluh anak terlantar tersebut berada di kantor Koramil Koto Kampar.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Riau, Dewi Arisanty mengatakan saat ini 50 anak tersebut statusnya tidak jelas. Anak bersama orang tuanya  tidak memiliki tempat tinggal bahkan tidak mendapat makananan hingga ada yang pingsan.

“Padahal sebelumnya dari hasil evaluasi yang telah disepakati bersama, Pihak Dinas Sosial, Pihak Perusahaan PT Padasa, Sekdaprov Riau, Kadis Tenaga Kerja, Kuasa Hukum Perusahaan PT Padasa, Asisten Dua Bidang Perekonomian dan Pembangunan sudah sepakat dan akan menyediakan tempat tinggal buat anak-anak korban konflik, tapi nyatanya tidak,” ucap Dewi

Dewi mengatakan, ada beberapa hal yang disepakati secara bersama, namun tidak dijalankan oleh pihak Camat, Danramil, Polsek dan Pengacara Perusahaan Rusdi Nur.

“Saat anak-anak korban konflik sudah dibawa dari Dinsos ke Koto Kampar untuk dicarikan tempat tinggal, ternyata rumah yang rencananya akan ditempati anak-anak korban konflik sewa rumah tidak dibayarkan dan 50 anak masih terlantar di kantor Danramil,” terangnya. (son)