Lab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Buka Layanan Tes PCR Gratis

Gubernur Riau saat meninjau lab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

PEKANBARU (Nadariau) – Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau saat ini membuka layanan tes PCR gratis untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sakit tenggorokan atau bahkan hilang penciuman.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama RSUD Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi, namun untuk mendapatkan tes PCR dari petugas Lab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad masyarakat harus membawa meminta rujukan dari dokter dari  klinik atau Puskemas.

“Masyarakat yang mengalami gejala demam, berobat ke  klinik atau Puskemas, kemudian diajurkan oleh dokter untuk PCR,  pasien bisa langsung dirujuk ke labor biomolekuler RSUD Arifin Ahmad,. Tapi harus ada rujukan dari dokter, baik klinik, maupun Puskemas,” kata dr Nuzelly, Jumat (8/10/2021).

Kebanyakan pasien yang mengalami gejala Covid 19, kata Nuzelly, kebanyakan menunggu jadwal di Puskesmas dan tidak langsung dilayani PCR. Sehingga butuh waktu untuk menunggu pemeriksaan PCR.

Nuzelly mengingatkan kepada dokter di Puskemas dan Klinik,  agar segera membuat rujukan kepada pasien yang dicurigai terpapar Covid-19. Sehingga pasien tersebut mendapatkan penanganan sedini mungkin.

“Sekarang kan PCR di Puskemas itu harus menunggu jadwal, kalau mau cepat mereka pergi ke rumah sakit, disana bayar, kan kasian, makanya kita sampaikan ini kepada masyarakat, supaya mereka bisa cepat pemeriksaan PCR dengan langsung datang ke lab biomolekuler RSUD Arifin Achmad, cukup dengan membawa rujukan dari dokter di klinik maupun Puskemas, setelah itu dibawa ke lab, kita akan langsung layani untuk PCRnya dan itu gratis,” ucapnya.

“Datang ke lab tentu harus mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” imbuhnya

Nuzelly menegaskan, meski saat ini tren kasus Covid-19 di Riau mengalami penurunan, namun tracing terhadap orang-orang yang kontak erat dan mengalami gejala Suspek Covid-19 tidak boleh berkurang.

“Tes PCR gratis ini sebagai upaya kita untuk mempercepat dan mengoptimalkan tracing, jadi orang yang suspek itu cepat kita periksa, tanpa harus mengantri di klinik atau Puskemas,” katanya.

Masyarakat diharapkan dapat memanfaat layanan dari Lab biomolekuler RSUD Arifin Achmad ini, dan masyarakat dengan gejala gejala demam, batuk, sakit tenggorokan atau bahkan hilang penciuman untuk tidak takut berobat di klinik atau puskesmas. (Apon)