Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Hotel Kuansing, Kejari Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Saksi

KUANSING(NadaRiai.com)– Pihak penegak Hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kuansing, terus menggesah pemeriksaan saksi saksi terkait Kasus Hotel Kuansing jilid dua, Hal itu di sampaikan Kepala Kejari Kuansing, Hadiman MH, Senin (20/09/2021).

Dikatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Pihaknya juga akan memanggil sejumlah saksi lagi yang dianggap mengetahui awal tahap pembangunan hotel yang mangkrak tersebut.

“,Masih tahap pemeriksaan keterangan, kita sudah jadwalkan pemeriksaan saksi saksi Minggu depan,” kata Hadiman saat dikonfirmasi Nadariau.com, Senin (20/9/2021) siang.

Seperti yang diketahui, pejabat yang sudah diperiksa pihak Kejari Kuansing yakni, lanjut Hadiman yakni, mantan Wakil Bupati periode 2009-2014 Zulkifli, mantan Asisten II, mantan Kepala Bapeda Hardi Yakub, mantan Sekretaris Bapeda Aswandi dan mantan Kabid Fisik-Infrastruktur Bapeda Hendra Yusman.

Sebelumnya, Hadiman menjelaskan, untuk pembangunan Hotel Kuansing terdiri dari tiga bagian anggaran, yakni pengadaan tanah hotel tahun anggaran 2013 sebesar Rp12,5 miliar.

Kemudian pembangunan ruang pertemuan hotel tahun anggaran 2015 Rp12,5 miliar dan pembangunan fisik hotel tahun anggaran 2014 sebesar Rp 46 miliar.

Dengan uang yang sudah digelontorkan sebanyak itu, pembangunan hotel tersebut diduga tidak dibangun dengan semestinya. Oleh karenanya tidak dapat digunakan hingga mengalami kerusakan dan kehilangan sejumlah perabotnya.(DON)