Perbup Batik Kuansing Keluar, Setiap Kamis ASN Memakai Batik Kuantan Singingi

Bupati Kuansing Andi Putra dan Sekda Kuansing Agus Mandar, saat Menggunakan Batik Kuansing.

Kuansing (Nadariau.com) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dibawah kepemimpinan Bupati Andi Putra dan Wakil Bupati Suhardiman Amby terus berupaya untuk mendongkrak usaha ekonomi mikro masyarakat.

Terutama usaha Batik Khas Kuantan Singingi yang terus tumbuh dan berkembang dengan pesat. Hal ini ditandai dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor : 800/SE/1119 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Batik Bermotif Batik Kuantan Singingi Bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Kepala Dinas Kopindag Kuansing Azhar mengenakan batik khas Kuansing.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Azhar MM, CPM menyampaikan kepada pewarta Jumat (17/9/2021) bahwa sesuai dengan Perbup No 36 Tahun 2021 Tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dimana pada Perbup tersebut diatur tentang PDH batik yaitu pada hari kamis.

Lebih lanjut Azhar menjelaskan bahwa khusu untuk PDH batik ini sesuai dengan SE No 800/SE/1119 dihimbau kepada ASN agar pada hari Kamis mengutamakan pemakaian Pakaian Dinas Harian Batik Bermotif Batik Kuantan Singingi.

Dengan memakai Batik Kuantan Singingi secara tidak lansung kita sudah membantu ekonomi masyarakat terutama usaha ekonomi mikro para pembatik dan juga sekaligus akan berpengaruh kepada ekonomi daerah kita ujar Azhar.

Disamping itu dengan memakai batik Kuantan Singingi menandakan kita cinta dengan budaya kita sendiri karna motif motif yang dituangkan pada kain batik tersebut merupakan nilai nilai budaya yang kita miliki seperti motif jalur, perahu Baganduang, Takuluak Barembei, Gulang gulang, rumah adat, silat pangean, cerano, sesampek, mendulang dan lain lain, setiap motif memiliki cerita tersendiri, dan nilai nilai budaya ini harus tetap kita lestarikan.

Para Pelaku Usaha Batik Kuansing

Semenjak disampaikannya wacana akan diberlakukan pemakaian baju batik Kuantan Singingi pada hari yg diharuskannya memakai batik, sampai dikeluarkannya Surat Edaran ini permintaan pesanan baju batik pada KUB batik terus meningkat.

Seperti yang disampaikan oleh ketua KUB Batik Nagori yang berada di Desa Pisang Berebus Gunung Toar, Surmayati yang biasa dipanggil Sura “ sampai saat ini pesanan batik terus meningkat dan di KUB Batik Nagori sudah Inden sebanyak 2000 lembar”

Untuk membantu percepatan penyelesaian pesanan Batik maka KUB Batik Nagori membuka kesempatan kepada siapa saja untuk belajar membatik di KUB Batik Nagori tanpa dipungut biaya dan tentu saja diharapkan bisa bekerja lansung sebagai tenaga pembatik di KUB Batik Nagori ucap Sura.

Saat ini Diskopdagrin Sudah membentuk Asosiasi Pembatik Kuantan Singingi kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) batik se Kuantan Singingi.

Pembentukan Asosiasi Pembatik Kuantan Singingi ini lansung dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perundistrian Drs. Azhar MM CPM yang dihadiri oleh 12 Perwakilan KUB batik se Kabupaten Kuantan Singingi.

Terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pembatik Kuantan Singingi periode 2021 – 2024 Surmayati dari KUB Batik Nagori Kecamatan Gunung Toar, Sekretaris Seprianto dari KUB Batik Tulis Pinang Becabang Kecamatan Kuantan Tengah, dan Bendahara Sesri Umami dari KUB Batik Tulis Lebah Kecamatan Singingi.

Azhar yang didampingi Plt. Sekretaris Yuhefri dan Plt. Kabid Perindustrian Ramon Ramzi menjelaskan kepada awak media bahwa tujuan dibentuknya Asosiasi Pembatik ini adalah untuk memberikan wadah kepada para pembatik baik dalam menyelesaikan permasalahan – permasalahan interen untuk kemajuan usaha batik maupun permasalahan ekstern berkaitan dengan hak cipta, promosi, pemasaran, permodalan dan kerjasama.

Sementara Ketua Asosiasi Pembatik Kuantan Singingi terpilih, Surmayati yang biasa dipanggil Sura ketika diminta tanggapan oleh awak media menyampaikan terimakasih kepada KUB batik se Kuantan Singingi yang Telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin asosiasi g ini.

Semoga dengan adanya asosiasi ini akan semakin memberikan dampak positif untuk kemajuan batik kuantan singingi, sehingga produksi batik kuantan singingi bisa menembus pasar nasional maupun Internasional ujarnya mengakhiri. (Advertorial)