Perempuan Ditolak Masuk Kedalam Kabinet di Pemerintahan Taliban

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kaum perempuan ditolak masuk kedalam jajaran kabinet menteri Pemerintahan Taliban di Afghanistan.

Selama kepemimpinannya, Taliban juga memastikan tidak ada perempuan dalam jajaran pemerintahan.

Juru bicara Taliban, Sayed Zekrullah Hashimi mengatakan perempuan tidak perlu di kabinet dan menjadi menteri. Perempuan, kata dia, bertugas melahirkan.

“Seorang wanita tidak bisa menjadi menteri. Wanita tidak perlu berada di kabinet, mereka harus melahirkan,” ujar Zekrullah Hashimi, dikutip dari ihram.co.id, Minggu 12 September 2021.

Mengenai adanya demonstrasi perempuan, Zekrullah Hashimi mengatakan mereka tak mewakili wanita Afghanistan.

“Perempuan Afghanistan adalah mereka yang melahirkan rakyat Afghanistan, mendidik mereka tentang etika Islam,” kata dia.

Sementara itu, ada laporan wanita Afghanistan yang mendapatkan kekerasan dari Taliban.

Para wanita ini dicambuk, dipukul dengan tongkat kejut dan dipukuli karena menggunakan hak mereka. (bpc/dan)