Bupati: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Makam-Sultan-Syarif-Kasim-II
Makam-Sultan-Syarif-Kasim-II

Pengunjung Tetap Ramai Meski Objek Wisata Ditutup

SIAK (nadariau.com) – Pemerintah Kabupaten Siak resmi menutup sejumlah tempat wisata seperti Istana Asserayah Hasyimiah, Tangsi Belanda dan Makam Sultan Syarif Kasim II sejak 6 April 2021, dan bakal kembali dibuka 17 Mei 2021 nanti.

Namun, masyarakat tampak mulai memadati sejumlah taman kota yang ada di Siak saat H+2 Idul Fitri 1442 Hijriah.

Melihat kondisi itu, Bupati Siak Alfedri mengimbau kepada pengunjung untuk tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Pengunjung itu pasti ada, pemerintah sudah berupaya namun hal itu sulit dibendung. Rata-rata yang datang itu adalah orang Siak juga, cuma beda kecamatan. Tapi kami imbau tetap jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan di tempat yang disediakan. Kalau bisa berkumpul bersama keluarga, jangan berbaur dengan kerumunan,” pesan Alfedri, Jumat (14/5/2021).

Pantauan di Taman Tengku Agung di bawah jembatan Siak, puluhan kendaraan roda dua dan empat terparkir di area taman itu. Ratusan masyarakat tampak asyik berswafoto dalam taman bersama keluarga mereka.

Seperti warga dari Kecamatan Lubukdalam, Doni (45) mengatakan, ia sengaja mengajak keluarganya untuk berwisata ke Siak karena tahun ini dia tidak bisa mudik akibat COVID-19.

“Untuk mengobati suntuk anak dan istri di rumah mas. Biasanya kalau libur lebaran kami mudik ke Jawa, tapi karena tidak bisa ya saya ajak ke Siak main di taman,” katanya.

Selain berfoto-foto, banyak pula pengunjung yang makan bersama di sekitar taman tersebut, menggelar tikar dan membawa bekal dari rumah.Ramainya pengunjung ternyata dimanfaatkan oleh para pedagang kaki lima dan penyewa motor mainan.

Tak sedikit warga yang mengajak anaknya bermain motor mini di halaman depan Masjid Islamic Center Siak, di samping Taman Tengku Agung itu. (dan/infotorial)