Satgas Covid-19, Melakukan Penindakan Tegas Bagi Para Pelaku Usaha Yang Tidak Ikut Aturan PSBM

Kampar (Nadariau.com) – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dalam rangka percepatan pemutusan mata rantai Covid-19, Rabu 7 Oktober 2020 (malam), melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku usaha yang ada di Desa Padau Jaya.

Tim koordinator Desa Pandau Jaya, dipimpin oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Febrinaldi Tridarmawan S.STP M.Si, didampingi Kepala Desa Pandau Jaya, Firdaus Roza, beserta aparat tergabung diantaranya, TNI, Polri Satpol – PP, BPBD, aparat desa Pandau Jaya serta Dinas Kominfo.

Sosialisasi difokuskan di Jalan Purwosari, Desa Pandau Jaya Kecamatan siak Hulu, lokasi tersebut terdapat banyak para pelaku usaha yang berjualan Tuak dan beberapa Warung Nasi Uduk. Satgas ini masih terus melakukan sosialisasi kepada Masyarakat terkait penerapan jam malam dan aturan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Dikatakan Febrinaldi, pihaknya akan terus memberlakukan jam malam serta akan merazia pelaku usaha dan pengendara yang tidak memakai masker, dan bagi siapa saja yang tidak mengikuti atuaran protokol maka akan kita beri tindakan, hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir kerumunan masyarakat di luar rumah pada malam hari.

“Ya, ada beberapa pelaku usaha dan pengendara yang masih melanggar himbauan dan Protokol kesehatan seperti Warung Tuak, Conter HP serta warung nasi uduk, maka dari itu hari ini kita langsung berikan sanksi tertulis, dan kedepan jika para pelaku usaha masih melanggar atauran maka kita akan langsung berikan denda sesuai Perbub Nomor 44 tahun 2020,” sebutnya.

Tindakan harus dilakukan, sebab sebelumnya para pelaku usaha ini sudah diberikan arahan dan teguran secara lisan, namun dilapangan masih terdapat pelaku usaha yang membuka warung tanpa memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

Febrinaldi, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Siak Hulu, khususnya Desa Pandau Jaya, agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Adanya kerjasama yang baik, solidaritas dan sinergitas Masyarakat dengan pemerintah, insyaallah penyebaran Covid-19 ini bisa kita atasi dan hilang dari Bumi Serambi Mekkah Provinsi riau ini,” tutupnya. (DW)